Papua Barat

Resmikan Rumah Singgah, Bupati Fakfak Apresiasi Kerja Nyata Saleh Siknun Untuk Masyarakat

218
×

Resmikan Rumah Singgah, Bupati Fakfak Apresiasi Kerja Nyata Saleh Siknun Untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan (Kiri) dan Saleh Siknun Anggota DPRP Papua Barat (Kanan). Saat Resmikan Penggunaan Rumah Singgah Membara Untuk Pelajar Tidak Mempu. Jumat (15/8/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Bupati Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., dan Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., menghadiri peresmian dan baca doa syukuran masuk rumah singgah pelajar membara, yang berlangsung di Kampung Kayu Merah Distrik Fakfak Tengah, Fakfak – Papua Barat, Jumat (15/8/2025).

Rumah Singgah MemBara (Membangun Bersama Rakyat) disediakan Anggota DPRP Papua Barat dari PDI-P  Saleh Siknun untuk menampung para pelajar tidak mampu yang datang dari Kampung – Kampung di Kabupaten Fakfak.

Ketika meresmikan dan baca doa syukuran masuk rumah singgah MemBara, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, mengapresiasi kerja nyata untuk masyarakat yang telah dilakukan Anggota DPRP Papua Barat dapil Fakfak Saleh Siknun.

Rumah Singgah MemBara Untuk Pelajar Tidak Mampu di Fakfak Yang Dibangun Anggota DPRP Papua Barat Saleh Siknun Menggunakan Alokasi Dana Asprirasi. Rumah Singgah Ini Terletak di Kampung Kayu Merah Distrik Fakfak Tengah, Fakfak – Papua Barat Jumat (15/8/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

“Selaku Bupati, sangat mengapresiasi benar kerja nyata untuk masyarakat Fakfak yang dilakukan anggota DPRP Papua Barat Saleh Siknun, dengan membuat rumah singgah untuk para pelajar tidak mampu di Kabupaten Fakfak,” ujar Samaun.

Menuru Samaun Dahlan, penyediaan rumah singgah untuk pelajar tidak mampu yang dilakukan Saleh Siknun, tentunya sejalan dengan program peneidikan gratis yang dilakukan Pemda Fakfak.

“Jadi kalau hari ini ada baca doa syukuran masuk rumah singgah MemBara yang dibuat Saleh Siknun maka tentunya sudah ada perpaduan dengan program pendidikan gratis yang telah dicanangkan Pemerintah  Kabupaten Fakfak,” tutur Samaun.

Dikatakan, dengan difungsikannya rumah singgah MemBara bagi pelajar tidak mampu yang telah dilakukan anggota Saleh Siknun maka yang masih ada kekurangan fasilitas pendukung akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah.

“Yang masih kekurangan di rumah singgah MemBara ini seperti bak penampung air bersih akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah. Saya minta Dinas PUPR2KP Fakfak untuk melihat yang masih kurang agar nantinya sediakan di APBD-Perubahan,  salah satunya bak penampung air bersih,” tegas SD, sapaan akrabnya.

Lanjutnya Bupati, beberapa asrama bagi para pelajar milik Pemda Fakfak, salah satunya asrama Tomage yang terletak di jalan Kadamber akan didata kembali sehingga dapat dipergunakan bagi pelajar sehingga nantinya sejalan dengan program rumah singgah yang telah dilakukan Saleh Siknun.

Sementara itu, Anggota DPRP Papua Barat, Saleh Siknun, mengatakan, pembuatan rumah singgah ini tentunya terinspirasi dari berbagai masalah pendiddikan yang dihadapi masyarakat ketika dirinya melaksanakan reses di Fakfak.

“Latar belakang rumah singgah ini dibuat karena melihat banyak anak sekolah yang tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat ketidak mampuan ekonomi, termasuk keluhan orang tua dengan keterbatasan ekonomi yang tidak mampu membayar biaya kos anak di Fakfak. Berbagai persoalan ini yang menginspirasi kami sebagai anggota DPRP Papua Barat menyendiakan rumah singgah ini,” ungkap Saleh Siknun.

Menurut Saleh Siknun, rumah singgah ini dibagi untuk dua kelompok yang dipisahkan untuk ditempati pelajar wanita  dan  pelajar pria dan rumah singgah tersebut tidak saja bagi pelajar tetapi ada beberapa ruangan (kamar) yang bisa ditempati orang tua para pelajar yang ingin melihat anaknya.

Pembangunan rumah singgah bagi pelajar tidak mampu, dibangun dengan menggunakan dana Provinsi Papua Barat melalui dana aspirasinya sebagai anggota DPRP Papua Barat, jelas Saleh Siknun dalam acara peresmian dan baca doa syukuran penggunaan rumah singgah Membara

Dia berharap, rumah singgah MemBara ini dapat menjadi model sehingga kedepan rumah singgah ini dapat ciptakan generasi Mbaham yang dapat menjadi pemimpim di negeri ini (Kabupaten Fakfak). (Enrico Letsoin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *