PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Dua pelajar asal Papua Barat, Rhita Lovely Chantika Febiolla Ayomi dan Hayavi Arsenal Lemauk, terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2025.
Baca juga: Asisten II Setda Papua Barat Lepas Dua Paskibraka Nasional 2025
Keduanya akan mewakili Papua Barat dalam upacara kenegaraan 17 Agustus di Istana Merdeka, Jakarta.
Ritha Lovely merupakan siswi kelas 10 SMA Negeri 1 Manokwari, sementara Hayavi Arsenal Yemauk adalah siswa kelas 10 dari SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat. Keduanya dilepas secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam acara yang digelar di Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Jumat (11/7/2025).

“Puji Tuhan, saya sangat senang bisa terpilih mewakili Provinsi Papua Barat. Dari ratusan peserta yang ikut seleksi, saya satu-satunya perempuan dari SMA Negeri 1 Manokwari yang lolos,” ungkap Ritha penuh haru kepada wartawan seusai acara pelepasan.
Ritha mengungkapkan bahwa ia adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya merupakan anggota Polri, sementara ibunya adalah ASN.
“Kami dari Papua Barat sudah siap untuk mengikuti pemusatan pelatihan dan seleksi nasional. Rencananya kami berangkat hari Senin ini ke Jakarta,” tambahnya penuh semangat.
Senada dengan Ritha, Hayavi Arsenal juga mengaku bersyukur atas kesempatan yang luar biasa ini.
“Puji Tuhan, saya lulus dan terpilih untuk mengibarkan bendera di Istana Negara. Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan, kedua orang tua saya, keluarga besar, serta para guru yang telah membimbing dan mendoakan saya hingga bisa sampai di titik ini,” ujar Hayavi.
Hayavi, yang juga anak pertama dari tiga bersaudara, menyebutkan bahwa ibunya adalah ASN di Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat, dan ayahnya bekerja sebagai pegawai bank di Manokwari.
Orang tua, Ibu dari Ritha, Tresya Watori yang ditemui wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (11/7/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA
Sementara itu, orang tua Ritha, Tresya Watori, menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam.
“Yang pertama, tentu saya sangat bangga anak bisa sampai ke titik ini. Puji Tuhan, hanya karena kasih-Nya anak saya bisa sampai di sini,” ujarnya.
Tresya berharap anaknya dapat menjaga nama baik Provinsi Papua Barat selama menjalani tugas sebagai Paskibraka nasional.
“Sesuai pesan yang disampaikan Asisten II Sekda Papua Barat, mereka mewakili nama baik provinsi, keluarga, dan harus menjaga kemuliaan Tuhan. Kami bangga anak pertama kami bisa menjadi bagian dari Paskibraka Nasional 2025,” tutupnya.(rustam madubun)












