fbpx
PAPUADALMBERITA.COM, MANOKWARI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2019 terlihat sangat harmonis dan hangat (romansa) hubungan antara TNI dengan Masyarakat. Hal itu... Romansa Mama-mama Ukopti Sajikan Hidangan Bagi Satgas TMMD Manokwari Papua Barat
MAMA-MAMA Kampung Ukopti, Manokwari Papua Barat manunggal bersama anggota TNI siapkan makan bersama di lokasi TMMD Manokwari. FOTO: penerangan kodim manokwari/papuadalamberita.com

PAPUADALMBERITA.COM, MANOKWARI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2019 terlihat sangat harmonis dan hangat (romansa) hubungan antara TNI dengan Masyarakat.

Hal itu dapat dilihat saat mama-mama warga Ukopti sedang menyiapkan hidangan makan dan minum bagi personel satgas yang ikut dalam pekerjaan TMMD di Kampung Ukopti Distrik Tanah Rubuh Kab. Manokwari Prov. Papua Barat, Jumat (08/03/2019)

Selama Kegiatan TMMD berlangsung, Ibu-ibu dan mama-mama warga Ukopti menjadi juru masak untuk makan sehari-hari bagi prajurit yang tengah melakukan pembangunan di Kampungnya. Mereka tidak merasa canggung ataupun terbebani meski dengan kehidupan sehari-hari yang sederhana serta pekerjaan suami sebagai petani dengan penghasilan yang pas-pasan juga berperan sebagai ibu bagi anak-anaknya, ibu-ibu tersebut masih dapat menyempatkan diri membantu memasak makanan ala kadarnya untuk anggota Satgas TMMD Kodim 1801/Manokwari.

MAMA-MAMA Kampung Ukopti Manokwari Papua Barat di TMMD Manokwari. FOTO: penerangan kodim manokwari/papuadalamberita.com

Rasa antusias dan keikhlasan warga Kampung Ukopti dalam membantu menyiapkan makanan bagi anggota Satgas adalah salah satu wujud nyata bahwa hubungan emosional masyarakat kian tinggi dan hal tersebut tidak terlepas dari keberhasilan TNI dalam mengambil hati masyarakat melalui Komunikasi Sosial (Komsos) yang baik.

Selain itu, Bagi ibu-ibu warga Ukopti merupakan suatu kebanggaan tersendiri bisa memasak untuk anggota satgas TMMD, apalagi TMMD kali ini adalah merupakan pembangunan yang dilaksanakan di kampung mereka.

“Bapak-bapak TNI sudah banting tulang bekerja untuk membangun jalan dan rumah dikampung ini dengan susah payah. Kami ibu-ibu disini tidak mahu melihat fokus terpecah karena masalah makanannya. Hal itu yang membuat kami para ibu-ibu harus merelakan waktu kosong kami untuk menyiapkan makanan dan minuman bagi para prajurit yang sedang bekerja.” ujar Ibu Esti Sayori.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!