Papua Barat

Sapa Warga Kokas, Bupati Fakfak Komitmen Tuntaskan Infrastruktur Jalan dan Air Bersih

156
×

Sapa Warga Kokas, Bupati Fakfak Komitmen Tuntaskan Infrastruktur Jalan dan Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Bertatap Muka Dengan Warga Kokas Dalam Momentum Safari Ramadhan Yang Berlangsung di Masjid Al-Mujahidin, Kampung Sekar, Distrik Kokas. Minggu (01/03/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​FAKFAK, PAPUADALAMBERITA.COM – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan Kayauni – Kokas yang saat ini mengalami rusak berat. Penegasan ini disampaikan dalam agenda Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak bersama PHBI di Masjid Al-Mujahidin, Kampung Sekar, Distrik Kokas, Minggu (01/03/2026).

​Bupati mengungkapkan, untuk penanganan jalan,  dirinya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat agar penanganan kerusakan jalan penghubung Distrik Kayauni dan Kokas mendapatkan dukungan anggaran Provinsi Papua Barat.

​Untuk mengawal usulan tersebut, Bupati Samaun Dahlan berencana bertolak ke Ibu Kota Provinsi guna berkoordinasi langsung dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Papua Barat. Meskipun menyadari adanya tantangan birokrasi, namun  dia memastikan pemerintah daerah akan terus mengupayakan solusi terbaik.

​”Insya Allah, dengan upaya yang saya lakukan, saya pasti akan memberikan perhatian khusus bagi akses jalan ke sini (Kokas). Saya berterima kasih atas kesabaran bapak dan ibu sekalian selama ini,” ujar Bupati di hadapan warga.

Bupati Fakfak Bertatap Muka Dengan Warga Kokas Dalam Momentum Safari Ramdhan Yang Berlangsung di Masjid Al-Mujahidin Kampung Sekar, Distrik Kokas. Minggu (01/03/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​Bupati menjelaskan bahwa pengerjaan jalan dilakukan secara bertahap. Saat ini, fokus masih berada pada ruas jalan Sanggram – Weri sepanjang 8 kilometer dan akses jalan di Teluk Patipi.

​Jalur Sanggram – Weri: Bupati mengakui jalur ini sangat menghambat mobilisasi. “Jaraknya dekat, tapi kalau kita melintas dari Sanggram sampai Weri bisa memakan waktu hingga 2 jam lebih karena kerusakan. Ini yang menjadi prioritas untuk segera diperbaiki,” jelasnya.

​Jalan “TikTok”: Perhatian juga tertuju pada akses Kayauni menuju Teluk Patipi yang dijuluki warga sebagai “Jalan TikTok” karena kondisinya yang bergelombang dan membahayakan.

​Selain masalah infrastruktur jalan penghubung Kayauni – KokasBupati Samaun Dahlan juga membawa kabar baik mengenai penanganan  air bersih di Distrik Kokas. Bupati menyebutkan, melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 11 Februari lalu, persoalan air bersih di Kokas akan segera tertangani dengan pendekatan teknologi yang tepat.(Enrico Letsoin)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *