Papua Barat

SAR Libatkan Tim K9 Polda Cari Presenter TVRI yang Hilang

611
×

SAR Libatkan Tim K9 Polda Cari Presenter TVRI yang Hilang

Sebarkan artikel ini
Apel Tim SAR Gabungan sebelum pencarian hari ke-4 digelar. FOTO:L HUMAS SAR MANOKWARI

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Operasi pencarian terhadap presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang dilaporkan hanyut di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Distrik Hingk, Kabupaten Pegunungan Arfak, memasuki hari keempat pada Selasa (21/7/2026).

Tim SAR Gabungan memperkuat operasi dengan melibatkan Unit K9 (Anjing Pelacak) Polda Papua Barat untuk membantu menelusuri keberadaan korban yang hingga kini belum ditemukan.

Yanto dilaporkan terjatuh dan terseret arus sungai saat berada di kawasan wisata Air Terjun Memti pada Sabtu (18/7/2026).

Sejak kejadian, operasi pencarian terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari mengatakan operasi hari keempat diawali dengan apel dan briefing yang diikuti seluruh unsur SAR gabungan.

Tim yang terlibat terdiri atas personel Kantor SAR Manokwari, Unit K9 Polda Papua Barat, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, keluarga korban, rekan-rekan korban dari TVRI Papua Barat, serta unsur potensi SAR lainnya.

Setelah menerima arahan, tim bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional penyelamatan dan kendaraan penggerak empat roda mengingat medan menuju Air Terjun Memti cukup berat.

Setibanya di lokasi, proses pencarian sempat ditunda untuk memberikan kesempatan kepada keluarga dan masyarakat adat melaksanakan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan terhadap korban.

Setelah prosesi selesai, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sesuai rencana operasi yang telah disusun.

Tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus. Selain personel darat, operasi juga didukung penggunaan drone thermal untuk membantu pemantauan dari udara pada area yang sulit dijangkau.

Namun hingga pukul 19.00 WIT, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Korban masih dinyatakan dalam status pencarian.

Kepala Kantor SAR Manokwari mengatakan evaluasi terhadap operasi pencarian terus dilakukan setiap hari untuk menyesuaikan strategi di lapangan, termasuk memperluas area penyisiran apabila diperlukan.

“Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Rabu (22/7) mulai pukul 08.00 WIT dengan mempertimbangkan hasil evaluasi operasi hari ini serta kondisi medan di lokasi,” ujarnya.

Selama pelaksanaan operasi, cuaca di lokasi dilaporkan berawan. Sementara itu, medan yang berkabut, suhu udara yang rendah, serta arus sungai yang deras masih menjadi tantangan utama bagi tim pencarian.

Tim SAR Gabungan menyatakan akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia guna menemukan korban, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel yang bertugas di lapangan.(.(Hms/405/ madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *