fbpx
Amin Ngabalin, Wakil Ketua DPD. Golkar Papua Barat, FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com. PAPAUDALAMBERITA.COM. FAKFAK – Jelang Pilkada Fakfak 2020, Partai Golkar kabupaten Fakfak menjadi menarik... Sebagai Kader Golkar, Ngabalin Siap Amankan Keputusan Partai

Amin Ngabalin, Wakil Ketua DPD. Golkar Papua Barat, FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com.

PAPAUDALAMBERITA.COM. FAKFAK – Jelang Pilkada Fakfak 2020, Partai Golkar kabupaten Fakfak menjadi menarik karena hasil Pileg 2019 partai berlambang pohon beringin ini memperoleh 4 kursi di DPRD Fakfak, menariknya Partai ini hanya menjadi incaran dua bakal calon Bupati Fakfak yakni Amin Ngabalin dan Samaun Dahlan

Namun Amin Ngabalin selaku Kader Partai mengaku akan mengamankan keputusan DPP. Partai Golkar bila dalam Pilkada Kabupaten Fakfak tahun 2020,  Golkar tidak mengusungnya dirinya sebagai kader Golkar.

“Kalau keputusan Golkar tidak mengusung saya (Amin Ngabalin red) maka keputusan tersebut akan saya terima dan bila keputusan Partai akan mengusung Samaun Dahlan di Pilkada Fakfak tahun 2020 maka Selaku Kader Partai Golkar, saya akan mengamankan keputusan itu dan akan bekerja memenangkan Samaun Dahlan dan Cliford Ndandaramana di Pilkada Fakfak”, tegas Amin Ngabalin yang juga Wakil Ketua DPD. Partai Golkar Papua Barat.

Namun Amin, mengakui, hingga saat ini DPP. Partai Golkarb belum mengambil keputusan untuk mengusung siapa di Pilkada Fakfa, sehingga dirinya (Amin) maupun Samaun Dahlan masih berupaya untuk mendapatkan rekomendasi DPP. Partai Golkar di Pilkada Fakfak tahun 2020 ini.

“Hingga saat ini DPP. Golkar belum memberikan sinyal dukungannya, sehingga sebagai kader partai akan berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan dukungan partai Golkar”, tegas Amins Ngabalin, yang juga ketua DPP MKGR dan Ketua AMPG.

Amin Ngbalain, yang kini masih menjabat Wakil Ketua DPD Golkar Papua Barat, hanya menyayangkan Golkar Fakfak sebagai partai pemenang pemilu di Fakfak sejak Pemilu 2014 dan 2019 dengan perolehan 4 kursi tidak menyiapkan kader partai yang dapat diusung di Pilkada 2015 maupun di Pilkada 2020 ini.

“Sebagai kader Golkar, dengan melihat kondisi Golkar Fakfak yang tidak menyiapkan kader sangat menyayangkan hal ini, seharusnya Golkar sebagai pemenang Pemilu sejak 2014 dan 2019 sudah harus menyiapkan kader untuk diusung sebagai bakal calon di Pilkada Fakfak tahun 2020”, tuturnya dengan nada penyesalan.

Dia juga berharap, sebagai kader Golkar, kedepan Golkar Fakfak mampu menyiapkan kader – kader terbaik agar dapat diusng dalam setiap pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Fakfak.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!