fbpx
Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Y Kery. FOTO: rustam madubun/papuadalamberita.com. PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI-  Warga Jalan Pendustrian (depan SMA Negeri) Kabupaten Kaimana, Papua Barat... Selasa Istri Berangkat ke Kendari, Rabu Pagi Suami Ditemukan Tewas di Jalan, Kaimana Heboh

Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Y Kery. FOTO: rustam madubun/papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI-  Warga Jalan Pendustrian (depan SMA Negeri) Kabupaten Kaimana, Papua Barat dihebohkan penemuan  seorang warga tergelatak di jalan raya sudah tidak bernyawa, pada Rabu (19/2/2020) pagi.

Kondisi korban saat ditemukan dalam kondisi terlungkup. Mengenakan baju kaos ijo pudar. Pria tersebut mengenakan celana coklat muda, ada topi dibagian kepala dan satu botol kecil balsam gosok dekat tangannya.

Sebelum ditemukan meninggal dunia pada Rabu, istri dari almarhum pada Selasa (18/2/2020) baru saja berangkat ke Kendari Sulawesi Tenggara dengan menumpang KM Tidar.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah Polda Papua Barat, AKBP Mathias Y Krey dalam siaran persnya kepada wartawan Rabu (19/2/2020) secara tertulis menjelaskan, bahwa ada penemuan mayat bernama Muhammad Afdil Tahalua kelahiran Ambon,  26-8-1969 yang beralamat alamat tinggal di Jalan Perindustrian Kaimana, Papua Barat.

Almarhum dalam pemeriksaan tim medis RSUD Kaimana, Papua Barat Rabu (19/2/2020). FOTO: POLRES KAIMANA/papuadalamberita.com.

‘’Almarhum ditemukan di jalan tidak jauh dari Messnya sendiri yang ber jarak sekitar 100-150 Meter. Informasih sementara dari Bambang  Sabtu (8/2/2020) sekitar pkl 22.00 WIT almarhum, istri dan anak alamarhum ke Mess, almarhum dalam keadaan sakit gigi, bisul di mulut dan keram di kaki (susah utk berjalan), kemudian pada Ahad (9/2/2020) pukul 10.00 WIT Bambang bertemu almarhum dan istri almarhum dan menanyakan mengena sakit yang didertia.  Bambang menyarankan ke Puskesmas,’’ ujar Kabid Humas menirukan ucapan Bambang.

Pada Selasa (18/2/2020) pagi istri almarhum pamitan berangkat ke Kendari dg menumpang Kapal Tidar,  Bambang melihat keadaan almarhum msh sakit. Istri alm mengatakan kepada Bambang bahwa almarhum malam Ahad dan hari Ahad malam sudah berobat ke org pintar, almarhum bilang ke Bambang kalau Ia sakit karena ada org yang guna-guna (santet) kemudian pada Selasa mlm almarhum dipijat tukang pijat di mess.

‘’Pada hari Rabu pagi alm ditemukan tergeletak dijalan dekat mess sudah dalam keadaan kaku. Setelah dibawa ke RSUD Kaimana untuk pemeriksaan medis, hasil pemeriksaan medis dr Revolita dugaan sementara  almarhum kemungkinan sakit epilepsi dan kondisi mayat sudah kaku , menurut keterangan dokter almarhum meninggal kira lima atau enam lalu (sekitar pkl 12.00-01.00wit),’’ jelas AKBP Mathias Krey.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!