Papua Barat

Sertijab Tiga Pejabat Pemprov Papua Barat, Ali Baham Tekankan Prinsip “Bekerjalah Mulai dari Akhir”

321
×

Sertijab Tiga Pejabat Pemprov Papua Barat, Ali Baham Tekankan Prinsip “Bekerjalah Mulai dari Akhir”

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.TP., bersama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), tiga pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan (sertijab), serta masing-masing istri pejabat, berfoto bersama usai pelaksanaan serah terima jabatan di Gedung Multi Media Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Kamis (5/11/2026).FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADLAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat di lingkungan Pemprov Papua Barat. Prosesi tersebut berlangsung di Gedung Multi Media, Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Kamis (5/11/2026).

Serah terima jabatan tersebut meliputi tiga posisi strategis, yakni Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Papua Barat.

Untuk jabatan Asisten Administrasi Umum, Dr. Otto Parorrongan, SKM., M.MKes., menyerahkan tugas kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Administrasi Umum, Dr. Drs. Eduard Nunaki, M.Si.

Selanjutnya, jabatan Kepala Bapenda Provinsi Papua Barat diserahterimakan dari Dr. M. Bachri Yasin, S.E., M.M., kepada Godlief Aponno, SSTP., M.M.

Sementara itu, jabatan Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat diserahterimakan dari Prof. Dr. Charlie Danny Heatubun, S.Hut., M.Si., FLS., kepada Dr. M. Bachri Yasin, S.E., M.M.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat, Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.TP., hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus memberikan arahan kepada para pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan.

Turut hadir istri dari ketiga pejabat, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala biro, kepala badan, serta jajaran pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Dalam sambutannya, Sekda Ali Baham Temongmere menegaskan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar kegiatan formalitas atau pergantian pejabat, melainkan bagian penting dari kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat.

Ia secara khusus menekankan pentingnya penyerahan memori jabatan sebagai dokumen yang memuat laporan pelaksanaan tugas, capaian program, serta berbagai pekerjaan yang masih harus ditindaklanjuti oleh pejabat yang baru menerima mandat.

Menurut Sekda, pejabat yang baru diberikan kepercayaan harus mampu memahami kondisi terakhir organisasi dan pekerjaan yang ditinggalkan pejabat sebelumnya.

“Bekerjalah mulai dari akhir,” demikian prinsip manajemen yang ditekankan Sekda dalam arahannya.

“Dalam manajemen itu ada perencanaan sampai pada pengawasan dan pelaporan. Ketika diberikan mandat kepercayaan untuk melaksanakan tugas, kita harus meminta data terakhir dari tugas sebelumnya. Itulah yang dimaksud bekerja mulai dari akhir,” tegasnya.

Ali Baham menjelaskan, data historis pelaksanaan program, setidaknya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, sangat dibutuhkan sebagai dasar penyusunan perencanaan, proyeksi target, serta penetapan kebijakan dan program kerja ke depan.

Dengan demikian, pejabat yang baru tidak perlu memulai seluruh pekerjaan dari awal, tetapi dapat melanjutkan program yang telah berjalan berdasarkan capaian dan evaluasi sebelumnya.

Ia juga memberikan gambaran mengenai pelaksanaan program dan realisasi anggaran yang telah berjalan hingga Oktober dan November. Pejabat baru diharapkan dapat mempelajari laporan tersebut sehingga mampu melanjutkan target dan kegiatan yang belum diselesaikan.

“Memori jabatan itu penting karena dari situlah kita memulai. Ada target yang mungkin sudah tercapai 100 persen, tetapi ada juga yang belum. Pejabat yang baru masuk bisa melanjutkan capaian yang ada tanpa harus mulai dari awal,” pungkasnya.

Sekda berharap, melalui penyerahan memori jabatan yang baik, proses pergantian pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat dapat berjalan dengan lancar, sekaligus memastikan program pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berkesinambungan.

Ia menegaskan bahwa setiap pejabat harus mampu menjalankan amanah dan tanggung jawab secara profesional, dengan tetap berpedoman pada perencanaan, target kinerja, serta hasil evaluasi pekerjaan sebelumnya.(rustam madubun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *