Pertemuan penjabat gubernur Paulus Waterpauw bersama panitia daerah Side Efent W20 Y20 semalam di Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: INFOKOM PAPUA BARAT
PAPUADALAMBERITA.CIM. MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,MSi menyambut baik kesiapan pelaksanaan Side Event W20 yang akan berlangsung 8 – 9 Juni 2022 di Manokwari, Papua Barat.
Baca juga: Bank Indonesia Kenalkan Produk Asli Papua Barat untuk Delegasi W20
Waterpauw dalam pertemuan bersama panitia daerah pelaksana Said Event Women20 (W20) dan Youth20 (Y20) mendengar paparan seksi. Ia mengingatkan tonjolkan poin penting saat pelaksanaan dan jangan bertele-tele.
Walaupun kenyataannya ada persoalan yang dihadapi, tetapi ada keunggulan dan potensi yang siap diekspose.
“Sapaan jangan panjang-panjang. Saya mau poin saja. Ada potensi yang kita punya, kita ucapkan selamat datang pada delegasi dan selamat melakukan kegiatan disini,” ujar Kapolda pertama Papua Barat ini.
‘’Ada banyak persoalan tetapi ada banyak keberhasilan, ada banyak catatan tetapi nada banyak potensi,” sambungnya pada panitia di Manokwari, Senin (6/6/2022) malam.
Suami dari Roma MP Waterpauw ini menambahkan, momen kehadiran delegasi sekaligus memperkenalkan Papua Barat dan Papua secara utuh, guna merubah stigma negative dan kreativitas pemuda Manokwari dalam memaksimalkan potensi perairan perlu didukung.
“Kita tonjolkan (perlihatkan, red) kelebihan hanya untuk merubah image. Kalau bisa di zoom itu dimunculkan, seperti ini kan anak mudah buat cafe laut, bagus tu,” ajak anak asli Papua pertama dari kepolisian yang menyandang tiga bintang di pundaknya.
“Bila perlu besok digarap semacam ada meeting atau apa sehingga mereka berkeliling. Kekhasan anak muda kita disini, komunitas anak air Manokwari,” sambung ayah tiga anak ini menyarankan.
Waterpauw yang pernah menjabat enam kali Kapolda di Indonesia berharap semua pihak mendukung serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Utamanya memberikan informasi positif dampak terselenggaranya side event W20 dan Y20 di Manokwari.
“Saya duga ada pihak yang memanfaatkan ruang ini untuk membatalkan kehadiran mereka. Kita tetap jalan,” ujar ayah tiga anak satu cucu ini.(kpb1/tam)













