Suasana di RSUD Fakfak Ketika Satu Nakes Meninggal Dunia. Kamis 15 Juli 2021. FOTO : Istimewa./PAPUADALAMBERITA.COM. PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Satu tenaga kesehatan (Nakes) yang... Terpapar Covid -19 Satu Nakes Meninggal Dunia, Gondo Suprapto : Akan Dilakukan Upacara Pelepasan Jenasah di Depan RSUD Fakfak

Suasana di RSUD Fakfak Ketika Satu Nakes Meninggal Dunia. Kamis 15 Juli 2021. FOTO : Istimewa./PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Satu tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini melaksanakan tugas di RSUD Fakfak dinyatakan meninggal dunia akibat terpapar Covid -19.

Perawat dengan insial WON berusia sekitar 40 tahun lebih yang selama ini melaksanakan tugas di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD tutup pada hari ini (Kamis, 15/7/2021) sekitar kurang lebih jam 14.00 WIT.

Atas kepergian satu tenaga kesehatan yang selama ini bertugas di RSUD Fakfak, membuat seluruh Medis dan Para Medis lainnya dilingkup RSUD Fakfak maupun dilingkup Dinas Kesehatan Fakfak berduka dengan dipanggil pulangnya tenaga kesehatan yang satu ini menghadap Sang Khalik.

Kepala Bidang Medik RSUD Fakfak, Mohammad T. Rahail, SKM, MM, kepada papuadalamberita.com. melalui kontak telephone seluler, membenarkan, Ny. WON pegawai RSUD Fakfak yang selama ini bertugas di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD tutup usia setelah seminggu lebih menjalani isolasi mandiri.

“Sebelum meninggal di RSUD Fakfak, almarhum sempat menjalani isoma (isolasi mandiri) di rumah, namun pada Rabu malam (14/7/2021) dia mengalami gangguan pernapasan sehingga di larikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan”, tukasnya Mohammad T. Rahail.

Sementara itu, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid -19  Pemkab Fakfak, Gondo Suprapto, SKM, M.Si, kepada media online ini, juga membenarkan, satu tenaga kesehatan di RSUD Fakfak dengan inisial Ny. WON telah meninggal dunia karena terpapar Covid -19.

WON merupakan istri dari salah satu anggota DPRD Fakfak, diduga terinveksi corona virus saat melaksanakan tugas keseharainnya, setelah terpapar, Ny.WON langsung melaksanakan Isoma (isolasi mendiri) kurang lebih seminggu dan semalam (Rabu 14/7/2021) almarhumah mengalami gangguan pernapasan hingga dirujuk ke RSUD Fakfak.

Namun nasib berkata lain, belum sehari menjalankan perawatan untuk sembuh dari Covid -19, tenaga kesehatan di RSUD Fakfak ini dipanggil pulang menghadap Sang Khalik pada Kamis (15/7/2021) sekitar jam 14.00 WIT.

Lanjut Gondo, untuk melepas jenasah Nakes ini, akan dilakukan upacara pelepasan jenasah hari ini juga sekitar kurang lebih jam 17.00 Wit yang berlangsung di Depan RSUD Fakfak dengan tetap menggunakan protokol kesehatan Covid -19 dan upacara pelepasan jenasah akan dihadiri Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si.

“Untuk melepas kepergian satu jenasah tenaga kesehatan yang meninggal akibat terpapar Covid -19, akan dilakukan upacara pelepasan jenasah dari depan RSUD Fakfak dan seluruh tenaga kesehatan akan memberikan penghormatan terakhir kepada ketika jenasah dilepas menuju pekuburan Covid -19 bahkan upacara pelepasan jenasah dan penghormatan terakhir akan berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat”, tuturnya.

Dan pemberian penghormatan terakhir kepada jenasah akan mulai dari depan RSUD hingga g jalan Imam Bonjol, dimana seluruh tenaga kesehatan akan berdiri di sepanjang jalan tersebut ketika jenasah dilepas dari RSUD Fakfak menuju pekuburan Covid -19, yang terletak di jalan Kadamber Wagom Utara Distrik Pariwari Fakfak Papua Barat, jelasGondo.

Meninggalnya satu tenaga kesehatan akibat terpapar Covid -19 membuat riwayat panjang kasus kematian terpapar Covid -19 di Kabupaten Fakfak selama sebulan menjadi 14 kasus  (RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *