PAPUADALAMBERITA COM. FAKFAK — Tim 12 Ekspedisi Patriot menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama petugas Puskesmas, Kepala Kampung, dan jajaran pemerintah setempat di Kampung Weri-Saharey, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk menggali gambaran faktual mengenai kondisi, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi masyarakat dalam pemetaan wilayah dan layanan dasar.
Tim 12 Ekspedisi Patriot diketuai oleh Dr. Andi Agus Mumang, SKM., Dosen S2 Ilmu Biomedik Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas). Lewat ruang diskusi ini, tim berhasil menghimpun informasi langsung dari para pemangku kepentingan yang memahami situasi lapangan serta penyelenggaraan layanan masyarakat di Kampung Weri-Saharey.
Berdasarkan hasil FGD, teridentifikasi sejumlah tantangan utama yang dihadapi warga lokal, antara lain:
1./ Keterbatasan akses transportasi yang menyulitkan mobilitas warga.
2./ Krisis air bersih yang masih sulit diakses secara optimal.
3./ Keterbatasan sarana dalam perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur kampung.
Berbagai tantangan tersebut menjadi poin penting yang membutuhkan perhatian serius guna meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan dasar bagi masyarakat lokal.
”Temuan hasil FGD ini akan menjadi bahan awal bagi Tim 12 Ekspedisi Patriot untuk merumuskan pendekatan yang kontekstual, berbasis kebutuhan nyata, dan sesuai dengan karakteristik wilayah Weri-Saharey.” Dr. Andi Agus Mumang, SKM., dalam rilis yang diterima media ini, Jumat (28/08/2026).
Menurutnya, melalui kegiatan ini, kehadiran Tim 12 Ekspedisi Patriot diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor, mulai dari masyarakat, pemerintah kampung, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi ini ditujukan untuk mengidentifikasi persoalan secara presisi sekaligus mendorong penguatan layanan dasar yang tepat sasaran dan berkelanjutan, tutup Dosen S2 Ilmu Biomedik Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas).(rls)













