Papua Barat

Timsel Umumkan Sepuluh Nama Calon Komisioner KPU Papua Barat, Tiga Dari Fakfak

446
×

Timsel Umumkan Sepuluh Nama Calon Komisioner KPU Papua Barat, Tiga Dari Fakfak

Sebarkan artikel ini
Tim Seleksi Calon Anggota KPU Papua Barat
Tim Seleksi Umumkan 10 Nama Calon Anggota KPU Papua Barat. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI –  Selasa (24/06/2025), Tim seleksi (Timsel) calon anggota KPU Provinsi Papua Barat akhirnya mengumumkan 10 (sepuluh) nama calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat periode 2025 – 2030,

Pengumuman 10 nama calon komisioner KPU Papua Barat peiode 2025 – 2030 itu tertuang dalam keputusan Tim Seleksi Komisioner KPU Papua Barat dengan nomor : 60/TIMSELPROV-Pu/04/92/2025, yang ditandatangani Ketua Tim Seleksi, Dr. Ir. Mohamad Jen Wajo, MP dan Sekretaris Tim Seleksi, Mervinb Arison Asmuruf, S.Hut, M.Sc.

Dalam berita acara tim seleksi nomor : 58/TIMSELPROV-BA/04/92/2025, tertanggal 22 Juni 2025, tentang penetapan hasil tes kesehatan dan wawancara bakal calon anggota KPU Provinsi Papua Barat periode 2025 – 2030, nama – nama calon anggota KPU Provinsi Papua Barat periode 2025 – 2030 hasil seleksi sebagai berikut :

1/. Abdon Retraubun

2./ Abdul Muin Salewe

3./ Adi Murat

4./ Aristanto

5./ Endang Wulansari

6./ Enggelina Monika Sauyai

7./ Francis Edward Makabory

8./ Hasanudin Rettob

9./ Mus Mualim

10./ Robert B Yumame

Sepuluh nama yang calon anggota KPU Papua Barat periode 2025 – 2030 yang telah dinyatakan lulus seleksi maka tim seleksi akan menyerahkan hasil ini ke KPU RI untuk ditetapkan 5 nama sebagai anggota Komisioner KPU Papua Barat.

Terlihat dari 10 nama calon anggota KPU Papua Barat yang diumumkan Timsel ada tiga orang dari Fakfak yakni Abdon Retraubun, Adi Murat dan Hasanudin Rettob. Dua dari tiga nama tersebut (Abdon Retraubun dan Hasanudin Rettob) diketahui merupakan mantan Komisioner KPU Fakfak.

Abdon Retraubun sendiri setelah pensiun dari KPU Fakfak, lelaki ini lebih banyak terjun di profesi Jurnalis dan merupakan salah satu wartawan media online Redaksi.Co yang selama ini bergelut dengan pemberitaan di seputar Kabuparten Fakfak.(Enrico Letsoin)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *