fbpx
ILUSTRASI GAMBAR: Petugas kesehatan Kabupaten Manokwari saat melakukan rapid tes di Pasar Wosi Manokwari, Papua Barat pekan lalu. PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun. PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI-... Tingkat Kesembuhan Pasien Corona Paling Rendah di Papua Barat, Manokwari dan Kota Sorong

ILUSTRASI GAMBAR: Petugas kesehatan Kabupaten Manokwari saat melakukan rapid tes di Pasar Wosi Manokwari, Papua Barat pekan lalu. PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Walaupun hari ini Ahad ada penambahan lima pasien sembuh dari Papua Barat, Kota Sorong dan Manokwari, namun sejak CoronaVirus Disease 2019 (COVId-19) mewabah di Parovinsi Papua Barat sesuai data akumulatif yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat per Ahad (12/7/2020) terdapat dua daerah yang tingkat kesembuhannya rendah yaitu Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong.

Gugus Tugas COVID-19 Papua Barat dalam rekapan data akumulatif menurut kabupaten dan kota sesuai hasil pemeriksaan yang telah diterima (orang), jumlah orang yang diperiksa dari Kabupaten Manokwari 922 orang, yang negatif 897 orang, yang positif 25 orang yang sembuh baru 11 orang atau 44. 00%.

Setelah Kabupaten Manokwari, Kota Sorong, dari jumlah orang yang diperiksa di Kota Sorong 1.045 orang, negatif 928 orang, positif 117 orang, sembuh 62 orang atau 52,99%.

Sedangkan Kabupaten Kaimana dari 67 orang yang diperiksa,  66 orang negatif, positif satu (1) orang, dasembuh belum ada atau 0. 00%.

Data akumulatif Gugus Tugas COVID-19 Papua Barat per Ahad juga menyebutkan tingkat kesembuhan paling tinggi ada empat kabupaten, yaitu, pertama Kabupaten Teluk Bintuni dari jumlah orang diperiksa 535 orang, negatif 485 orang  positif 50 orang, sembuh 50 orang atau 100%.

Kedua Kabupaten Manokwari Selatan, dari 17 orang yang diperiksa, 16 orang negatif, satu (1) orang positif, sembuh satu (1) orang atau 100%.

Kabupaten ketiga di Papua Barat yang tingkat kesembuhan juga tinggi adalah Kabupaten Fakfak, dari 23 orang yang diperiksa, 18 orang negatif, lima (5) orang positif, empat (4) orang sembuh atau 80. 00%.

Setelah Kabupaten Fakfak, Kabupaten Sorong terbilang sebagai wilayah di Papua Barat yang penanganan pasien COVID-19 dengan tingkat kesembuhan banyak, dari 335 orang yang diperiksa 274 orang negatif, 61 orang positif, 47 orang dinyatakan sembuh atau 77. 05%, Kabupaten Sorong juga tercatat pasien positif tanpa meninggal dunia.

Untuk Kabupaten Teluk Wondama, dari 119 orang diperiksa, negatif 112 orang, tuju (7) orang positif, sembuh lima (5) orang atau 71. 43% dan Kabupaten Raja Ampat dari 267 orang diperiksa, 248 orang nehatif, 19 orang positif, sembuh 13 orang atau  68. 42%.

Empat kabupaten yang belum pernah melaporkan adanya orang terkonfirmasi positif di wilayahnya adalah, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Sorong Selatan.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Papua Barat, dokter Arnold Tiniap dalam laporan harian yang dirilis kepada wartawan, Ahad (12/7/2020) menyebutkan dari orang yang diperiksa 3.335 orang di Papua Barat, yang negatif 3. 049 orang atau 91.4%, orang yang positif 286 orang atau 67. 5%.

‘’Hari ini (Ahad, red) ada tambahan empat orang positif yang berasal dari Kota Sorong,’’ jelas Juru Bicara dalam siaran persnya.

‘’Sembuh 193 orang atau 67. 5%, hari ini (Ahad) ada tambahan lima (5) orang yang dinyatakan sembuh yang berasal dari Kota Sorong empat (4) orang dan Manokwari satu (1) orang,’’ sambung juru bicara.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!