Kapolres Kaimana AKBP. Gadug Kurniawan, S.IK.,MH, Meninjau Lokasi Hilangnya Ratusan Kubik Kayu Sitaan Negara Yang Berlokasi di Kampung Koy, Distrik Kambrauw, Kaimana, Papua Barat. Rabu 8 Maret 2023. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : ISTIMEWA.
PAPUADALAMBERITA.COM. KAIMANA – Aparat penegak hukum di Kabupaten Kaimana kini lagi puyeng akibat sorotan masyarakat dan media massa atas hilangnya ratusan kubik kayu sitaan negara di lokasi eks perusahaan pengolahan kayu PT. Anekawood Profilindah yang berlokasi di Kampung Koy, Distrik Kambrauw Kabupaten Kaimana, Papua Barat.
Anehnya ratusan kubik kayu sitaan negara tersebut diketahui raib pada Desember 2022 namun baru tersorot pada Maret 2023. Berbagai sorotan hingga Kapolda Papua Barat akhirnya mengintruksikan jajarannya di Kaimana untuk mencari ratusan kubik kayu yang hilang itu.
Instruksi Kapolda Papua Barat akhirnya Kapolres Kaimana AKBP. Gadug Kurniawan, S.IK.,MH didampingi Kasat Reskrim IPTU. Seno Hartono Hadinoto, Kanit Pidum IPDA. Achmad Safii, Kanit Tipiter AIPDA. Fauzan Attamimi dan sejumlah personel pada Rabu (8/3/2023) meninjau lokasi hilangnya ratusan kubik kayu sitaan negara yang berlokasi di Kampung Koy, Distrik Kambrauw, Kaimana.
Tiba di lokasi eks perusahaan PT. Anekawood Profilindah tersebut, Kapolres melakukan pengecekan terhadap tumpukan kayu sitaan dan juga aset yang masih tersisa. Usai melakukan pengecekan Kapolres instruksikan personel untuk melakukan police line kembali, diseluruh bangunan yang didalamnya terdapat ratusan kubik kayu sitaan.
AKBP. Gadug Kurniawan, mengatakan proses hukum atas laporan Kejaksaan Negeri Kaimana, tentang hilangnya kayu sitaan negara tetap berjalan. Kini masih dalam tahapan penyidikan dan penyelidikan.
“Nanti hasilnya akan dilakukan gelar perkara oleh Kasat Reskrim,” jelas Gadug Kurnawan di eks perusahaan PT. Anekawood Profilinda, kampung Koy, Distrik Kambrauw, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Rabu (8/3/2023).
Kapolres berharap agar proses lelang terhadap ratusan kubik kayu merbau berjalan cepat, sehingga barang bukti tersebut bisa pindahkan ke lokasi baru. “Saya juga berharap masyarakat bisa menjaga kayu ini, dan jangan melakukan pencurian,” tegasnya.(rls/RL 07)













