Papua Barat

TNI Hadir di Tengah Rakyat, Danrem 182/JO Perbaiki Jembatan Bambu di Pulau Bonyom

120
×

TNI Hadir di Tengah Rakyat, Danrem 182/JO Perbaiki Jembatan Bambu di Pulau Bonyom

Sebarkan artikel ini
Danrem 182/JO
Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., Didampingi Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman Bersama Warga Tinjau Perbaikan Jembatan Bambu di Pulau Bonyom, Distrik Fakfak Tengah, Fakfak - Papua Barat. Rabu (08/04/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. ​FAKFAK – Semangat toleransi dan kebersamaan menyelimuti Kampung Hambriangkendik, Distrik Fakfak Tengah, Fakfak – Papua Barat, saat jajaran TNI AD dari Korem 182/JO dan Kodim 1803/Fakfak menggelar kegiatan bakti sosial pada Rabu (08/04/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian menyambut peringatan 132 tahun Misi Katolik di Tanah Fakfak yang jatuh pada bulan Mei 2026 mendatang.

​Dalam sambutannya, Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., mengatakan,  kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat.

Dia mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa TNI akan selalu timbul dan tenggelam bersama rakyat, serta siap membantu kesulitan masyarakat di wilayah.

​”Bakti sosial ini bukan sekadar pemberian sembako, melainkan wujud syukur kami sebagai prajurit TNI atas kuatnya semboyan ‘Satu Tungku Tiga Batu’ di Fakfak. Kita melihat bagaimana saudara-saudara Muslim, tokoh adat, dan umat beragama lain bersatu menjaga kedamaian menjelang peringatan masuknya Misi Katolik,” ujar Danrem.

​Selain pembagian paket sembako dan bantuan semen, Danrem 182/JO didampingi Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman,  juga meninjau langsung kondisi jembatan bambu di Pulau Bonyom.

Menurutnya,  TNI berkomitmen untuk melakukan perbaikan maupun pembaruan jembatan tersebut demi menjamin kelancaran mobilitas warga.

Sementara itu, ​Ketua Panitia Persiapan Peringatan 132 Tahun Misi Katolik, Fredy Warpopor, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi TNI.

Fredy, mengungkapkan rasa harunya karena TNI tidak hanya memberikan bantuan logistik, tetapi juga terlibat langsung dalam pembangunan infrastruktur dasar warga.

​”Terima kasih kepada Bapak Danrem dan Bapak Dandim yang telah membantu masyarakat membangun jembatan bambu ini. Bahkan, Bapak Dandim Fakfak adalah pejabat pertama yang melintasi jembatan ini setelah selesai dikerjakan,” ungkap Fredy

​Momentum ini juga menjadi ajang mengenang kembali jasa Pastor C. Le Cocq Armandville yang membawa cahaya iman ke Fakfak pada 22 Mei 1894.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial antarumat beragama di Fakfak semakin kokoh.

​Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Diakon Gereja Santo Yosep Pekerja, Bapak Didimus Temongmere, mendoakan keberkahan bagi Tanah Papua, khususnya bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Fakfak. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *