PAPUADALAMBERITA.COM.FAKFAK – Sinergitas TNI–Polri kembali dibuktikan dalam pengamanan terpadu perbaikan enam titik pipa air milik PDAM di Kepala Air Kampung Air Besar, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak. Pengamanan dan perbaikan berlangsung selama tiga hari, sejak Sabtu (21/2/2026) hingga Senin (23/2/2026).
Kegiatan pengamanan dilaksanakan oleh personel Polres Fakfak yang dipimpin IPTU Robert Alkisar, S.H., berdasarkan Surat Perintah Kapolres Fakfak Nomor: SPRIN/109/II/P.P.3.2/2026. Pengamanan dilakukan bersinergi dengan unsur TNI guna memastikan proses perbaikan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kerusakan pipa diketahui akibat faktor alam berupa pohon tumbang yang mengakibatkan enam titik pipa mengalami gangguan. Proses perbaikan dilakukan secara bertahap. Pada hari pertama, satu titik pipa transmisi berhasil diperbaiki. Hari kedua dua titik diselesaikan, dan pada hari ketiga tiga titik lainnya dirampungkan hingga seluruh pekerjaan dinyatakan selesai.
Medan menuju lokasi perbaikan yang berjarak kurang lebih 4 kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu setengah jam menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dan tim teknis. Meski demikian, berkat koordinasi yang solid serta kerja sama yang baik antara aparat keamanan dan petugas teknis, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Selama proses berlangsung, aspek keselamatan dan ketertiban tetap menjadi prioritas, termasuk penghentian sementara pekerjaan saat waktu berbuka puasa sebelum kembali dilanjutkan hingga malam hari.
Dengan rampungnya perbaikan enam titik kerusakan tersebut, distribusi air bersih ke wilayah Kabupaten Fakfak diperkirakan kembali normal dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.
Keberhasilan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sebelumnya terdampak gangguan layanan air bersih. Sinergitas TNI–Polri bersama masyarakat setempat dinilai sebagai wujud komitmen menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung pelayanan dasar bagi warga, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan pengamanan dan perbaikan pun berlangsung aman dan kondusif hingga dinyatakan selesai.(rls)













