Papua Barat

Tokoh Papua Barat Dukung Penuh Gibran Berkantor di Papua: Kami Siap Terima di Manokwari

604
×

Tokoh Papua Barat Dukung Penuh Gibran Berkantor di Papua: Kami Siap Terima di Manokwari

Sebarkan artikel ini
Oktovianus Mayor, tokoh adat Papua Barat saat menyampaikan dukungan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkantor di Papua, Selasa (15/7/2025).FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Tokoh Papua Barat, Oktovianus Mayor, menyambut positif penugasan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menangani persoalan pembangunan dan hak asasi manusia (HAM) di Tanah Papua.

Ia bahkan menyatakan kesiapan masyarakat Papua Barat jika Gibran memilih berkantor di Manokwari.

Oktovianus Mayor yang dikenal sebagai mantan Kasat Pol PP Papua Barat, juga merupakan kepala suku Raja Ampat di Manokwari, tokoh masyarakat Biak, dan anak adat Bahmata dari Fakfak, menegaskan bahwa kehadiran Wakil Presiden di Papua akan menjadi simbol nyata perhatian negara terhadap ketertinggalan pembangunan di wilayah timur Indonesia.

“Kalau di Papua sana (Jayapura) ada yang menolak, saya atas nama masyarakat Papua Barat menyatakan menerima. Wakil Presiden bisa saja berkantor di Kantor Gubernur Papua Barat di Arfai atau negara bisa bangun kantor baru bahkan istana di tanah Susweni yang masih kosong,” ujar Oktovianus kepada papuadalamberita.com di Manokwari, Selasa (15/7/2025).

Menurutnya, penempatan kantor Wakil Presiden di Papua Barat akan memberikan dampak besar bagi percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini kita belum bisa bicara sejahtera karena keterbatasan infrastruktur dan ekonomi. Kehadiran Wakil Presiden akan membawa lompatan pembangunan yang luar biasa. Ini adalah kesempatan emas,” tegasnya.

Ia menilai, penolakan terhadap Gibran sebagai bentuk pengingkaran terhadap peluang pembangunan. Sebaliknya, Papua Barat memilih membuka diri dan menyambutnya.

“Kalau presiden berkantor di Papua, berarti negara hadir nyata. Itu penting. Papua Barat siap dari sisi keamanan, letak strategis, dan kesiapan masyarakat adat,” lanjut Oktovianus.

Ia juga menyarankan, kehadiran Gibran bisa memicu geliat ekonomi baru di kawasan Manokwari.

Dengan adanya pertemuan-pertemuan tingkat tinggi langsung di Papua Barat, efisiensi anggaran dan percepatan koordinasi pemerintahan pusat dan daerah bisa dicapai.

“Kalau semua harus ke Jakarta, biayanya besar. Tapi kalau pertemuan bisa di sini, itu akan jadi dorongan ekonomi juga bagi kami di Papua Barat,” tutupnya.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *