Papua Barat

Ustadz Khumaidi Uraikan Keutamaan Ramadhan dan Amalan Penghapus Dosa

278
×

Ustadz Khumaidi Uraikan Keutamaan Ramadhan dan Amalan Penghapus Dosa

Sebarkan artikel ini
Ustadz Drs. Khumaidi menyampaikan tausiah subuh bertema Keutamaan Bulan Ramadhan di Masjid Nurul Fatah Reremi Puncak, Kamis (19/2/2026).FOTO:RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI-Ustadz Drs. Khumaidi menyampaikan tausiah subuh pada bulan suci ramdahan hari pertama bertema Keutamaan Bulan Ramadhan di Masjid Nurul Fatah Reremi Puncak, pada Kamis (19/2/2026) subuh.

Dalam ceramahnya, Ustadz Khumaidi menjelaskan kemuliaan bulan suci Ramadhan yang memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT.

Ia mengawali dengan penjelasan tentang empat bulan haram dalam Islam, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Namun menurutnya, ada satu bulan yang lebih mulia dari semuanya, yakni bulan Ramadhan.

“Puasa Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat besar. Dalam hadis qudsi, Allah SWT berfirman yang artinya kecuali amalan puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya),” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam hadis riwayat lain Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Namun khusus ibadah puasa, Allah sendiri yang akan memberikan balasannya dengan pahala yang tidak terhingga.

Menurutnya, sangat disayangkan apabila umat Islam melewatkan bulan Ramadhan tanpa peningkatan amal ibadah.

Selain puasa, ia juga menekankan bahwa doa di bulan Ramadhan merupakan doa yang mustajab.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu, baik kesalahan kepada orang tua, tetangga, sahabat, maupun sesama.

Ia mengingatkan doa yang sering dibaca saat malam-malam Ramadhan:

Yang artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.

Ustadz Khumaidi juga mengutip sabda Rasulullah SAW:

Man shâma Ramadhâna îmânan wa ihtisâban ghufira lahu mâ taqaddama min dzanbih: Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Ia mengajak jamaah untuk memaksimalkan Ramadhan dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, seperti shalat wajib berjamaah, shalat sunnah rawatib, tahajud, tarawih, dhuha, serta memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur’an.

Ramadhan juga merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an dan terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Qadr:Yang artinya Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan).

Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak istighfar.

Selain itu, sedekah, zakat, dan amal jariyah juga sangat dianjurkan karena pahalanya dilipatgandakan di bulan Ramadhan.

Di akhir tausiahnya, Ustadz Khumaidi mengingatkan agar umat Islam menjauhi maksiat sekecil apa pun.

Ia mengutip pesan Rasulullah SAW kepada seorang sahabat yang merasa terbatas dalam beramal: jika belum mampu memperbanyak kebaikan, maka paling tidak jangan berbuat zalim atau maksiat.

“Minimal jangan berbuat dosa. Itu sudah bagian dari menjaga kemuliaan Ramadhan,” pesannya.

Ia pun mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum pembersihan diri agar kembali suci dan mendapatkan ridha Allah SWT.(rustam madubun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *