Papua Barat

Video Perampasan Jenasah Covid -19 di Fakfak Beredar, Buntutnya Puskesmas Degen Teluk Patipi di Tutup

136
×

Video Perampasan Jenasah Covid -19 di Fakfak Beredar, Buntutnya Puskesmas Degen Teluk Patipi di Tutup

Sebarkan artikel ini

Gampar Dari Video Saat Perampasan Jenasah Covid -19 Disalah Satu Kampung di Distrik Teluk Patipi, Nampak Relawan Berpakaian APD Lengkap Warna Putih Lari Menyelamatkan Diri Atas Kejadian tersebut./PAPUADALAMBERITA.COM.  

Gambar Dari Video Yang Discrenshot Ketika Jenasah Covid -19 Tiba di Salah Satu Kampu di Distrik Teluk Patipi, Nampak Relawan Sedang Menurunkan Peti Jenasah Covid -19 Dari Mobil Jenasah./PAPUADALAMBERITA.COM. 

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Video peramparan jenasah Covid -19 yang terjadi disalah satu kampung beredar di media sosial, diduga kejadian tersebut terjadi di Distrik Teluk Patipi,  beredarnya 4 video tersebut di media sosial dengan durasi masing – masing, video pertama berdurasi 23 detik terlihat kedatangan jenasah dengan mobil jenasah dimana juga terlihat petugas berpakaian APD menurunkan peti jenasah dari dalam mobil,

Video kedua berdurasi 16 detik dimana terlihat petugas berpakaian APD putih sedang memikul peti jenasah menuju pekuburan dan ketiga, video berdurasi 12 detik dimana ada terlihat keributan dan keempat, video berudrasi 30 detik dimana terlihat petugas Covid -19 berpakaian APD putih sudah berlari menaiki bukit tanpa memikul peti jenasah.

Aksi warga yang mencoba mengambil alih peti jenasah dari tangan relawan hingga bebera[a aparat yang berada di lokasi ikut mencoba menenangkan massa yang sedang ribut ketika jenasah terkonfirmasi Covid -19 akan dilakukan penguburan.

Diduga jenasah Covid -19 tersebut meninggal minggu lalu di bulan Juni 2021, namun jenasah tersebut tidak dimakamkan pada pekuburan Covid -19 yang beralamat di jalan Kadamber Wagom Utara.

Atas kejadian tersebut, kini Ketua Umum Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Fakfak yang juga selaku Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, mempertegas tidak ada lagi jenasah Covid -19 yang harus dibawa untuk pemakaman di luar pekuburan Covid -19.

Gambar Dari Video Yang Discrenshot Ketika Jenasah Covid -19 Nampak Peti Jenasah Covid -19 Digotong Ralawan Berpakaian APD Menuju Pekuburan./PAPUADALAMBERITA.COM. 

Terkait dengan beredarnya video tersebut, Kepala Distrik Teluk Patipi, Jusuf Tuturop, yang dikonfirmasi media online ini, di Polres Fakfak, membenarkan kejadian tersebut terjadi di Distrik Teluk Patipi minggu kemarin.

“Benar, itu kejadian disalah satu kampung di Distrik Teluk Patipi, perlakuan tersebut disebabkan keluarga dari jenasah Covid -19 tidak terima jenasah keluarga mereka divonis Covid -19”, tutur Kepala Distrik Teluk Patipi, Kamis (1/7/2021).

Dia juga membenarkan, atas peristiwa tersebut sehingga ada pengancaman terhadap pihak Puskesmas Degen hingga Puskesmas kini tutup untuk sementara waktu selain ada juga tenaga kesehatan di Puskesmas Degen yang positif Covid -19.

Atas kejadian tersebut, Kepala Distrik Teluk Patipi, akan membangun komunikasi yang baik dengan keluarga yang meninggal agar mereka dapat dilakukan swab antigen guna mengetahui apakah dari keluarga tersebut ada yang tertular virus corona.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Pemkab Fakfak, Gondo Suprapto, SKM, M.Si, yang juga kesehariannya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, yang dikonfirmasi terkait dugaan perampasan jenasah Covid -19 di salah satu kampung di Distrik Teluk Patipi, juga membenarkan kejadian tersebut.

Menurut, atas kejadian yang terjadi di Distrik Teluk Patipi mengakibatkan para tenaga kesehatan di Puskesmas Degen merasa takut dan terancam sehingga saat ini Puskesmas Degen untuk sementara ditutup.

Penutupan Puskesmas selain masalah tersebut, juga disebebkan adanya beberapa tenaga kesehatan di Puskesmas Degen Distrik Teluk Patipi yang terpapar positif Covid -19, sehingga hari ini (Jumat 2/72021) sedang dilakukan pemeriksaan swab antigen untuk tenaga kesehatan Puskesmas Degen.(RL 07)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *