PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan dari tingkat akar rumput. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, MT, saat besama Bupati Samaun Dahlan, pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Distrik Fakfak yang dipusatkan di Balai Kampung Wrikapal, Distrik Fakfak, Rabu (11/3/2026).
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyoroti alokasi dana pembangunan kampung yang diproyeksikan mencapai Rp1 Miliar per kampung. Dana tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi dan infrastruktur dasar yang dikelola langsung oleh masyarakat.
”Kita ingin pembangunan itu benar-benar dimulai dari kampung. Dengan alokasi satu miliar ini, setiap kampung harus punya kemandirian untuk mengatur prioritasnya, sementara pemerintah daerah akan terus mendampingi,” ujar Wakil Bupati di hadapan para Kepala OPD, Anggota DPRK Dapil 1 dan Anggota DPRK Perwakilan Otsus, Lurah dan Kepala Kampung yang hadir dalam kegiatan tersebut. .
Selain urusan anggaran, Wabup Donatus Nimbitkendik, juga menekankan kelanjutan program Jelajah Keluarga dan Jelajah Penduduk. Program ini bertujuan untuk memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat setiap pagi guna menyerap aspirasi secara langsung.
Orang nomor 2 di Kabupaten Fakfak yang akrab disapa Donatus, juga memberikan catatan kritis mengenai ketertiban administrasi kependudukan. Dia menemukan masih adanya warga yang belum terdata secara sah, sehingga menghambat akses mereka terhadap pelayanan publik dan bantuan pemerintah.
”Pencatatan itu harus sah. Banyak warga kita yang tinggal di suatu titik, tapi datanya tidak tersalur dengan baik. Saya minta aparat distrik dan kampung serius melakukan meditasi dan validasi data agar hak-hak masyarakat tidak hilang,” tegasnya.
Sektor pelayanan di lapangan juga menjadi perhatian serius. Donatus mendorong penyediaan Rumah Penyuluh yang layak di kampung-kampung. Menurutnya, keberadaan penyuluh yang menetap dan menyatu dengan warga adalah kunci keberhasilan program pembangunan, berbeda dengan tenaga luar yang hanya datang sewaktu-waktu.
Di akhir arahannya, Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyinkronkan data wilayah, khususnya terkait Area Peruntukan Lain (APL), agar pembangunan infrastruktur di masa depan tidak membentur kendala lahan dan tata ruang.
Kegiatan Musrenbang ini dihadiri oleh Kepala Distrik Fakfak, 3 Kepala Kampung, Kepala OPD terkait, Anggota DPRK Dapil 1 dan Anggota DPRK Perwakilan Otsus serta tokoh adat dan masyarakat setempat. (Enico Letsoin)













