fbpx
Wagub Papua Barat, Mohammad Lakotani, SH. MSI saat memberikan pesan pada Dzikir dan Doa penentraman hati anjuran Nabi, Sabtu (21/9/2019) di Masjid Ridwanul Bahri... Wagub dan Wakapolda Hadiri Dzikir dan Doa, Lakotani Ajak Umat Muslim Jaga Keamanan Papua Barat

Wagub Papua Barat, Mohammad Lakotani, SH. MSI saat memberikan pesan pada Dzikir dan Doa penentraman hati anjuran Nabi, Sabtu (21/9/2019) di Masjid Ridwanul Bahri Manokwari pagi. FOTO papua dalamberita.com/rustam madubun

Ketua PW Muhammadiyah Papua Barat, Ir Doktor H Mulyadi Jaya, Ketua MUI Kabupaten Manokwari, Wagub Papua Barat, Mohammad Lakotani, SH MSI, Ustad Buya Drs H Muhammad Nurahman .MM, Pimpinan Ponpes Salafiyah SPIII Manokwari, KH. Abdul Kholid Bukhori Wakapolda Papua Barat, Kombes Pol Drs Tatang, Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwndi SIK, dan Ketua Panitia Zdikir dan Doa H Mugiyono SHUT. FOTO: papuadalamberita.com/rustam madubun

Karoops Polda Papua Barat, Kombes Pol Drs M Sagi. FOTO: papuadalamberita.com/rustam madubun

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani, SH. M.SI bersama Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Kombes Pol Drs Tatang menghadiri Dzikir dan doa “penentraman hati anjuran Nabi”, bersama umat muslim se Manokwari mendoakaan untuk Papua Barat lebih aman, nyaman dan damai, Sabtu (21/9/2019) di Masjid Ridwanul Bahri Manokwari pagi.

Baca juga: Doa untuk Papua Barat, Ustadz Buya Ingatkan Umat Jangan Dengki dan Benci

Dzikir dan Doa yang helat Pemda Provinsi Papua Barat bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat serta Polda Papua Barat panitia menghadir Penceramah Ustd Buya Drs H Muhammad Nurahman .MM.

Perhelatan akbar umat muslim se Manokwari bagian dari rangkaiaan cipta kondisi paska peristiwa 19 Agustus di Manokwari serta sejumlah daerah di Papua Barat diawali dengan dzikir yang dipimpin oleh Dzikir Bersama yg di bawakan oleh KH. Abdul Kholid Bukhori Pimpinan Ponpes Salafiyah SP 3 Manokwari.

Selain Wagub Papua Barat, Wakapolda Papua Barat, Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo, Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi SIK, Ketua DPRD Manokwari, hadir pula alim ulama, ibu-ibu pengajian majelis taklim, Ibu Wakil Gubernur Papua Barat, anggota TNI dan Polri organik mapun anggota Brimob Polda Maluku BKO Polda Papua Barat,  pejabat utama Polda Papua Barat, ASN Pemda Provinsi dan Kabupaten, MUI Papua Barat, Muhaamadiah Papua Barat, pelajar SMU dan SMP,  Santri/wati Ponpes Salafiyah  SP-3 dalam Dzikir yang dimulai sejak pukul 08.00.

Dzikir dan Doa “penentrama hati anjuran nabi” Sabtu (21/9/2019) di Masjid Ridwanul Bahri Manokwari. FOTO: papuadalamberita.com/rustam madubun

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani, SH. M.SI dalam khutbah singkatnya mengajak warga muslim Manokwari dan Papua Barat ikut membantu TNI-Polri menjaga, menciptakan kondisi keamanan yang tertib, aman, nayaman dan membangun silaturahim dengan semua warga di Manokwari mapun Papua Barat.

‘’Kalau daerah kita tidak aman, yang susah semua orang, pendidikan, ekonomi, pelayanan public, pelayanan kesehatan menjadi terganggu dan kita sangat susah,’’ pesan Mohammad Lakotani.

Kepada anggota TNI dan Polri baik organic maupun BKO yang tengah menjaga keamanan paskah persitiwa 19 Agustus 2019 di Manokwari maupun Papua Barat, Wagub berpesan anggota BKO untuk bersama-sama menciptakan kondisi daerah yang lebih aman lagi.

Brimob Nusantara Polda Maluku BKO Polda Papua Barat serta anggota organik dalam zdikir dan doa, Sabtu (21/9/2019) di Masjid Ridwanul bahri Manokwari. FOTO: papuadalamberita.com/rustam madubun

‘’Jika ada hal-hal yang menimbulkan gangguan keamana, aparat TNI dan Polri diharapkan untuk selalu melakukan pendekata-pendekatan dan membangun komnikasi,’’ ujarnya.

Wagub juga menjelaskan kepada warga muslim Manokwari untuk lebih memahami pentingnya kehadiran Brimob Nusantara dari berbagai Polda di Indonesia sebagai BKO Polda Papua Barat.

‘’Jika kondisi keamanan dan ketertiba benar-benar telah pulih aman, nayaman tentu pemerintah serta jajaran TNI-Polri akan menarik kembali anggota BKO ke daerah asal masing.

‘’adik-adik saya ini (maksudnya anggota Brimob) juga meninggalkan keluarga, anak-istri mereka di daerah mereka, mereka juga jika ditanya mau atau tuidak ke sini, mereka pasti tidak mau, namun karena ini tugas negara, mereka harus siap dan menjalankan tugas negara, mereka juga tidak mau berlama-lama disini, ini yang harus kita pahami kehadiran BKO di Manokwari,’’ pesan Wagub.

Dzikir dan doa berakhir pada pukul 11.30 dilanjutkan dengan sholat dzuhur bersama menutup rangkaian ibadah dzikir dan doa bersama dilanjutkan dengan sholat duhur berjamaa.

Dari pantauaan papuadalamberita.com di luar arena dzikir, untuk memperlancar arus lalulintas Polda PapuaBarat dan Polres Manokwari menerjukan anggotanya baik dari Sbahara amupun Satlantasnya untuk mengatur keluar masuk kendaraan ke lokasi dzikir.(tam)

 

 

 

 

 

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!