Papua Barat

Wakil Bupati Fakfak Tegaskan Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan bagi Kreativitas Pemuda

214
×

Wakil Bupati Fakfak Tegaskan Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan bagi Kreativitas Pemuda

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Fakfak
Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., Bersama Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Di Pameran Mehak Tuni. Rabu (05/08/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. ​FAKFAK  – Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi dan memberdayakan generasi muda, anak-anak, serta perempuan melalui pengembangan bakat di bidang seni dan budaya lokal. Langkah ini menjadi bagian penting dari eksekusi visi dan misi pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

​Demikian disampaikan Wakil Bupati Fakfak, Drs Donatus Nimbitkendik, M.T., usai menghadiri pembukaan pameran Mehak Tuni yang ditampilkan para seniman muda Fakfak, yang berlangsung di gedung Dinas Pariwisata dan Budaya Fakfak, Rabu (05/08/2026).

Menurutnya, potensi dan bakat para seniman muda di Kabupaten Fakfak sangat luar biasa, namun selama ini masih ada ruang-ruang seni tradisional yang terkesan tertinggal atau terlupakan.

​”Hari ini kita melihat anak-anak kita tampil luar biasa. Ini sangat sesuai dengan misi kita, bagaimana melaksanakan peningkatan pemberdayaan generasi muda, anak, dan perempuan melalui bakat serta seni yang mereka miliki,” ujar Donatus Nimbitkendik.

​Orang nomor dua di Kabupaten Fakfak, yang akrab dengan sapaan Bapa Don, menjelaskan bahwa pembinaan seni budaya ini sebenarnya telah mulai berjalan di tingkat sekolah, khususnya jenjang SMA. Namun, melalui kolaborasi kepemimpinan di Pemkab Fakfak, program tersebut kini diperkuat secara terintegrasi ke dalam program kerja pemerintah daerah.

Kebersamaan Bupati Fakfak Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik Di Arena Pameran Mehak Tuni Yang Diselenggarakan Seniman Muda Fakfak. Rabu (05/08/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​Sebagai langkah konkret ke depan, ka Donatus, Pemkab Fakfak merancang penguatan kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah serta pemanfaatan fasilitas publik seperti Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ma’ruf Amin sebagai wadah ekspresi. RTH ini nantinya dapat difungsikan untuk pameran seni, pertunjukan budaya, hingga ajang perlombaan melukis atau menggambar benda-benda seni dan sejarah khas daerah Fakfak.

​”Kita ingin RTH dimanfaatkan untuk pameran seni dan budaya. Kita hadirkan anak-anak yang punya kreasi untuk ikut serta, misalnya pameran atau lomba menggambar benda-benda budaya kita yang selama ini mungkin mulai terlupakan,” jelasnya.

​Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan pentingnya peran aktif lintas dinas, khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Pendidikan, untuk melakukan pembinaan secara berkelanjutan.

Pembinaan ini penting agar karya dan bakat yang dimiliki generasi muda tidak berhenti setelah pameran selesai, melainkan terus diwadahi hingga mereka mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

​”Anak-anak kita (seniman muda) ini sebenarnya mandiri dan sudah membuktikan diri bersaing di tingkat kabupaten hingga provinsi. Bahkan ada yang mendapat apresiasi dari pihak luar. Tugas kita di pemerintah adalah memoles, mengasah, dan memberikan dukungan penuh agar keberlanjutan kreasi mereka tetap terjaga,” pungkasnya.(Enrico)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *