Papua Barat Daya

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Lepas 298 Jamaah Haji Kloter 25 – 26, Tegaskan Dukungan Pemprov Rp1,5 M untuk Kelancaran Ibadah

157
×

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Lepas 298 Jamaah Haji Kloter 25 – 26, Tegaskan Dukungan Pemprov Rp1,5 M untuk Kelancaran Ibadah

Sebarkan artikel ini

PAPUADALAMBERITA.COM.SORONG – Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I., M.M, menghadiri sekaligus melepas secara resmi Jamaah Calon Haji Kloter 25 dan 26 Provinsi Papua Barat Daya Tahun 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di Vega Hotel Sorong, Senin (4/5).

Kegiatan pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh ratusan jamaah calon haji beserta keluarga, serta unsur pemerintah, tokoh agama, dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur mengajak seluruh jamaah dan tamu undangan untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT, karena seluruh jamaah calon haji Papua Barat Daya tahun ini dapat diberangkatkan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.

Sebanyak 298 jamaah asal Papua Barat Daya tergabung dalam Kloter 25 dan 26 dan siap menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

“Ibadah haji merupakan gambaran atau miniatur Padang Mahsyar, di mana seluruh umat manusia akan berkumpul menghadap Sang Khalik. Oleh karena itu, mari kita siapkan diri sebaik mungkin, baik secara lahir maupun batin,” ujar Wakil Gubernur.

Beliau juga menyampaikan doa dan harapan atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Sorong Raya agar seluruh jamaah diberikan kekuatan lahir dan batin, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Wakil Gubernur menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan suci yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Bapak/Ibu datang ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Gunakan waktu selama kurang lebih 40 hari untuk memperbanyak ibadah, berdzikir, berdoa, bersedekah, dan bertawakal, dengan tujuan meraih ridho dan rahmat Allah SWT,” pesannya.

Ia juga berharap agar sepulang dari Tanah Suci, seluruh jamaah dapat mempertahankan kebiasaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga sangat bergantung pada kesiapan dan partisipasi jamaah.

Untuk itu, beliau menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para jamaah, antara lain:

Menjaga niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT
Meningkatkan kualitas dan semangat ibadah
Menjaga kesehatan fisik dengan pola makan bergizi, istirahat cukup, serta menghindari aktivitas yang tidak perlu
Menjaga sikap, sopan santun, serta menjunjung tinggi martabat bangsa sebagai duta Indonesia

“Bapak/Ibu adalah duta bangsa. Tunjukkan akhlak yang baik, sikap yang santun, dan jadilah contoh sebagai umat Islam Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945,” tegasnya.

Wakil Gubernur juga memberikan pesan khusus kepada para petugas haji, baik petugas kloter, tenaga kesehatan, maupun Petugas Haji Daerah (PHD), agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

“Petugas haji memiliki tugas mulia. Laksanakan amanah ini dengan sepenuh hati, karena selain menjalankan tugas, saudara juga memiliki kesempatan beribadah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Total dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang digagas oleh Gubernur mencapai sekitar Rp1,5 miliar, yang dialokasikan untuk berbagai kebutuhan penyelenggaraan haji. Dukungan tersebut meliputi hibah operasional bagi Kementerian Haji dan Umroh Papua Barat–Papua Barat Daya, pembiayaan 1 orang Tenaga Pendamping Haji Daerah (TPHD), bantuan operasional serta transportasi bagi petugas pendamping dari daerah hingga embarkasi di Makassar, termasuk penjemputan jamaah saat kepulangan, serta bantuan langsung kepada seluruh jamaah sebesar Rp2.000.000 per orang.

Menurut Wakil Gubernur, dukungan ini merupakan bentuk nyata perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran ibadah haji bagi masyarakat Papua Barat Daya.

“Ini menunjukkan perhatian besar pemerintah daerah terhadap kelancaran ibadah haji, mulai dari persiapan hingga kepulangan jamaah,” ujarnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi simbolis penyerahan bendera petaka kepada petugas haji sebagai tanda pelepasan resmi jamaah.

Selanjutnya dilakukan penyerahan uang saku kepada jamaah, serta bantuan berupa obat-obatan dan masker guna mendukung kesehatan jamaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Kegiatan juga diisi dengan penyerahan plakat sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Papua Barat–Papua Barat Daya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Papua Barat–Papua Barat Daya, Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya, Bupati Kabupaten Sorong Selatan, Forkopimda Papua Barat Daya, Asisten I Provinsi Papua Barat Daya, Pimpinan OPD Provinsi Papua Barat Daya, Sekda, Staf Ahli, serta pimpinan OPD kabupaten/kota se-Papua Barat Daya, Pimpinan universitas dan perguruan tinggi, Pimpinan instansi vertikal, Pimpinan BUMN/BUMD, Ketua MUI kabupaten/kota, Ketua organisasi keagamaan, Petugas haji, petugas kloter, dan tenaga kesehatan, serta jamaah calon haji Kloter 25 dan 26 Papua Barat Daya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta memperoleh predikat haji mabrur dan mabruroh.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan dan ikhtiar agar seluruh rangkaian ibadah haji berjalan dengan baik dan penuh keberkahan.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *