Papua Barat Daya

Papua Barat Daya dan Kedubes Amerika Serikat Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Fokus pada Program Bahasa Inggris untuk Mahasiswa Siap Kerja

118
×

Papua Barat Daya dan Kedubes Amerika Serikat Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Fokus pada Program Bahasa Inggris untuk Mahasiswa Siap Kerja

Sebarkan artikel ini

PAPUADALAMBERITA.COM.KOTA SORONGPemerintah Provinsi Papua Barat Daya terus memperluas jejaring kerja sama internasional dalam bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Hal tersebut terlihat dalam audiensi antara Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I., M.M, dengan perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat yang berlangsung pada Selasa (28/4) pukul 16.00 WIT di Ruang Kerja Wakil Gubernur Papua Barat Daya.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Director of the Regional English Language Office (RELO), Embassy of the United States of America, Kevin McCaughey, serta Political Affairs Diplomat Embassy of the United States of America, Jeremy Murray, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Pertemuan berlangsung hangat dan produktif dengan fokus utama pembahasan mengenai Program Pembelajaran Bahasa Inggris sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi mahasiswa yang dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat menyampaikan bahwa tujuan utama audiensi adalah membangun kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam bidang pendidikan, khususnya pembelajaran Bahasa Inggris dan perekrutan mahasiswa siap kerja untuk mengikuti program pelatihan Bahasa Inggris intensif.

Program ini sebelumnya telah berjalan di wilayah Papua melalui skema serupa dan kini diharapkan dapat direalisasikan di Kota Sorong sebagai pusat pelaksanaan untuk Provinsi Papua Barat Daya.

Program yang direncanakan meliputi pelatihan Bahasa Inggris selama satu tahun dengan kuota sekitar 50 mahasiswa. Program ini terbuka bagi seluruh mahasiswa, termasuk Orang Asli Papua (OAP), dengan harapan mampu meningkatkan daya saing generasi muda Papua dalam menghadapi persaingan kerja di tingkat nasional maupun internasional.

Tenaga pengajar dalam program ini akan berasal dari guru-guru lokal yang terlebih dahulu mendapatkan pelatihan dari dosen maupun tenaga pengajar dari Amerika Serikat. Model ini dinilai sangat strategis karena selain meningkatkan kemampuan peserta didik, juga memperkuat kapasitas guru lokal secara berkelanjutan.

Program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada Maret 2027, sementara proses rekrutmen peserta akan dibuka mulai Agustus 2026 hingga Maret 2027.

Selain program tatap muka, Kedubes Amerika Serikat juga menawarkan program pembelajaran Bahasa Inggris secara daring yang dapat diakses oleh masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kedutaan Besar Amerika Serikat terhadap pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat Daya.

Menurut beliau, penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kebutuhan penting bagi generasi muda, terutama dalam menghadapi tantangan global dan membuka akses terhadap peluang pendidikan, pekerjaan, dan kerja sama internasional.

“Kami menyambut baik program ini karena sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat Daya. Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah,” ujar Wakil Gubernur.

Beliau juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk dalam hal koordinasi, fasilitasi, dan sosialisasi kepada masyarakat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *