Papua Barat

Wujudkan Kasih Lewat Santa Claus, Sukacita Natal Warnai Paroki Santo Yosep Fakfak

251
×

Wujudkan Kasih Lewat Santa Claus, Sukacita Natal Warnai Paroki Santo Yosep Fakfak

Sebarkan artikel ini
Paroki St Yosep Fakfak
Kehadiran Santa Claus di Gereja Katolik Santo (St) Yosep Fakfak. Kamis (25/12/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

​PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Gemuruh tawa dan wajah ceria anak-anak menyemarakkan pelataran Gereja Katolik Paroki Santo Yosep Fakfak pada Kamis, (25/12/2025). Usai pelaksanaan Misa Pontifikal Hari Raya Natal, suasana semakin hangat dengan kehadiran sosok Santa Claus yang membawa pesan kasih dan bingkisan bagi generasi muda paroki tersebut.

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Panitia Natal 2025 bersama Dewan Paroki Santo Yosep Fakfak ini bertujuan untuk menghidupkan makna kelahiran Yesus Kristus melalui simbol kepedulian yang nyata.

​Ketua Dewan Paroki Santo Yosep Fakfak, Yosep Goenawan, menjelaskan bahwa kehadiran Santa Claus bukan sekadar tradisi hiburan tahunan. Lebih dari itu, figur ini merupakan sarana katekese atau pewartaan nilai – nilai Injil kepada anak-anak sejak usia dini.

​”Santa Claus adalah simbol kasih dan kepedulian Gereja. Melalui momen kebersamaan ini, kami ingin menanamkan semangat berbagi dan sukacita Natal yang bersumber dari kasih Allah,” ungkap Yosep.

Usai Pelaksanaan Misa Pontifikal Hari Raya Natal, Sosok Santa Claus Hadir Membawa Suka Cita Natal di Gereja Katolik St. Yosep Fakfak. Kamis (25/12/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Natal 2025,  Maria Yosepa Ohoiwutun, menyebutkan bahwa interaksi antara Santa Claus dan anak-anak dirancang untuk menumbuhkan rasa persaudaraan.

​“Kami menggunakan media ini agar anak – anak tidak hanya merasakan kebahagiaan bagi diri sendiri, tetapi juga belajar tentang pentingnya peduli dan berbagi kepada sesama,” jelas Maria.

​Pembagian bingkisan berlangsung khidmat namun meriah. Anak-anak tampak antusias menyapa sosok berjubah merah tersebut, menciptakan suasana Natal yang inklusif dan penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan ini, Gereja berharap, ​Sukacita Natal tetap hidup dalam hati anak-anak sebagai generasi penerus, memberikan semangat pelayanan terus bertumbuh di tengah umat Paroki Santo Yosep.

​Perayaan ini menjadi pengingat bahwa Natal adalah peristiwa kasih Allah yang hadir secara sederhana namun mendalam dalam keseharian setiap umat manusia. (Enrico Letsoin)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *