Government Relationship Blibli.com Bramantya Eka kepada pelaku UMKM,  Onboarding UMKM Papua Barat 2021, saat mebawakan materi kepada peserta UMKM (6/3/2021) di SwissBel Hotel Manokwari... Blibli: Selama Pandemi  Kebutuhan Meningkat,  UMKM Bangkit Selamatkan Ekonomi Indonesia

Government Relationship Blibli.com Bramantya Eka kepada pelaku UMKM,  Onboarding UMKM Papua Barat 2021, saat mebawakan materi kepada peserta UMKM (6/3/2021) di SwissBel Hotel Manokwari Papua Barat. PAPUADALAMBNERITA.  FOTO: RUISTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Blibli.com dengan Bank Indonesia miliki visi sama mendorong UMKM Papua Barat naik kelas disituasi pandemi COVID -19.  Kedunya berkolaborasi untuk rodar bisnis UMKM  terus berputar .

Program yang digagas Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat dikemas dalam Onboarding Usaha, Mikro, Kicil dan Menegah (UMKM) Papua Barat 2021  untuk membangkitkan pelaku UMKM  Papua Barat  yang terdampak pandemi COVID-19 terus mengembangkan bisnisnya secara online.

‘’Ternyata ada berkah pandemi COVID-19, kata orang selalu ada berkah dibalik musibah. Sekalipun kita tidak mengharapkan ada musibah,’’ jelas Government Relationship Blibli.com Bramantya Eka kepada pelaku UMKM,  Onboarding UMKM Papua Barat 2021, Selasa (6/3/2021) di SwissBel Hotel Manokwari Papua Barat.

Ia mengatakan,  selama masa pandemi kebutuhan warga meningkat, masyarakat makin nyaman di rumah, tetapi kebutuhan pokok dan aktivitas warga  meningkat.  Seperti konsumsi  jajanan kue-kue, warga juga menyibukan dirinya dengan mengurus tanaman hiasa,  bunga, trand itu meningkat 100 hingga 300 persen selama masa pandemi.

‘’Sembilan puluh lima persen,  orang mulai mencari produk-produk Indonesia,  ini satu hal yang mencengangkan dan menggembirakan,  dulu kita cari barang branded  produk luar negeri. Kenyataannya kini 95% orang cari produksi local,’’ ujar Government Blibli.com.

Menurt Bramantya Eka, dengan demikian sesama warga berkeinginan bantu teman teman lain yang usaha sendiri bisa berjualan, , 330% itu juga mengalami peningkatan.

Hal lan lagi di masa pandemi, yaitu ketika  anak berdiam di rumah. Jika Anak sekolah orang tua lega, tetapi sekarang ketika ada anak di rumah, anak bosan,  mereka merengek  pusinglah bapak sama ibunya,’’ jelas Bramantya Eka.

Lanjutnya, akhirnya orang  tua mulai mencari kegiatan apa membuat anak  tetap aktif di rumah,  tetapi tidak mengganggu orang tua,  dipilihlah dipermainan-permain  moderen sampai tradisional.

Selain itu dimasa pandemi ,  membuat hobi masyarakat juga  meningkat,  adalah penggemar ikan cupang, Ini mungkin membingunkan, apa hubungannya dengan ikan cupang bingung kan? Hubungannya ikan cupang menjadi tranding di pencarian tahun 2020.

‘’Jadi tahun 2020 itu masanya UMKM dan teman-teman yang punya hobi barang-barang kerajinan,  makanan,  termasuk ikan cupang,  karena orang mulai menyalurkan bakatnya terutama mereka yang punya hobi binatang peliharaan yang tidak makan tempat dan tidak membutuhkan banyak biaya tetapi indah.’’ sebut  Bramantya Eka.

Menurtnya, ikan cupang yang dulu harganya Rp10.000 selama masa pendemi  dijual sampai Rp100.000 perekor.

‘’Produk lain yang mengalami peningkatan juga adalah permainan dan hiburan, orang mulai banyak beli TV ingin meng up grad TV-nya. Yang  biasanya mereka jarang nonton TV,  sekarang selalu ada di rumah ingin punya TV bagus,  jadi orang di kota-kota besar cenderung melengkapi rumahnya senyaman mungkin,’’ tandasnya.

‘’Selain makanan, taman, bunga, perabot, hewan piaran yang  mengalami peningkatan juga gaming, bermain PlayStation (PS) PS,  game lego banyak pembelanjaan di situ,’’ urai dia.

Pada dunia hiburan juga mengalami peningkatan drastis, seperti menonton drama Korea. 130 persen peningkatan mencari tentang drama Korea dan film-film tentang Korea.

Peserta UMKM binaan Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat pada acara Onboarding UMKM) Papua Barat 2021, Rabu  (7/3/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

‘’Semuanya ini, hubungannya karena kita cuma bisa ada di rumah,  waktu itulah  menjjadikan orang bosan (jenuh,red), karena  saya tidak bisa keluar,  saya tidak bisa belanja,  terus saya ngapain (berbuat apa, red), saya mulai cari game,  cari  ikan cupang, cari drama Korea,’’ jelas Eka.

Ia mengatakan, apa yang diperoleh UMKM trend 2020 dengan pandemi  COVID-19 ini? Ternyata COVID-19 juga membuat orang menjadi spirtual.

‘’Mungkin bapak ibu sering menyendiri,  karena tidak ketemu orang. Apalah arti saya tanpa orang lain,  yang sebelumnya punya banyak teman,  karena sendirian di kamar mulai merenungi hidup,’’ tuturnya.

‘’Greedting spritual spiritualiti itu orang mulai berpikir tentang orang lain,  tentang kita,  yang delayof yang keluar dari pekerjaan jadi orang mulai mencari yang namanya donasi untuk yang kurang beruntung

Peningkatan kebutuhan lain, adalah belanja makanan  online, warga menjadi pemura hati  dengan memberikan parcel atau sedekah makanan pada orang lain.

‘’Yang saya bilang tadi itu di atas, red),  adalah tentang intertaiment,  mulai dari TVnya,, games-nya,  alat-alatnya  itu karena orangg bosan ada di rumah,’’ katanya.

Karena itu, akhirnya orang mengalami peningkatan go online disemua platform mulai Youtube,  TikTok,  semua orang mencoba dunia online.

‘’Jadi,  bapak – ibu kalau punya produk UMKM ingin survive satu-satunya ada di online,  mau tidak mau, kita harus hadapi  online,’’ tambah Eka.

‘’Cara lama, lama-lama tertinggal dengan sendirinya. Apalagi kita sebagai UMKM yang menyelamatkan ekonomi Indonesia, harus go online,’’  tuturnya.

Onboarding UMKM Papua Barat 2021 yang digelar Bank Indonesia menghadirkan Blibli  bagai “asupan gizi” untk pelaku UMKM Papua Barat dengan menggunakan halaman khusus di website Blibli.com melalui submenu Galeri Indonesia dan Gerakan #BanggaBuatanIndonesia berjualan secara online.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *