PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Setelah melalui rangkaian pembahasan intensif antara eksekutif dan legislatif, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2026 akhirnya disepakati dalam Rapat Paripurna DPR Papua Barat Masa Sidang ke III Tahun 2025 yang digelar di Hotel Aston Manokwari, Selasa (30/12/2025).
Baca juga: Empati Bencana, Gubernur Papua Barat Larang Pesta Kembang Api Jelang Tahun Baru 2026
Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR Papua Barat atas kerja keras dan komitmen bersama dalam membahas RAPBD 2026, baik melalui pembahasan internal dewan maupun bersama pemerintah daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat atas kerja keras yang telah dilakukan, baik pembahasan secara internal DPR Papua Barat maupun pembahasan bersama pihak eksekutif terhadap RAPBD Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2026,” ujar Dominggus Mandacan.
Gubernur mengatakan, pemerintah provinsi menerima dan mengapresiasi seluruh saran, masukan, serta catatan fraksi-fraksi DPR Papua Barat yang disampaikan dalam pendapat akhir. Menurutnya, masukan tersebut bersifat membangun dan berpihak pada kepentingan kesejahteraan masyarakat Papua Barat.
“Kami berterima kasih atas saran, masukan, dan catatan-catatan yang sifatnya membangun serta berorientasi pada kepentingan kesejahteraan masyarakat Papua Barat,” katanya.
Dominggus Mandacan menilai pandangan fraksi-fraksi DPR Papua Barat merupakan masukan strategis yang akan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan dan penyusunan RAPBD pada masa mendatang.
“Saya menilai pandangan fraksi-fraksi DPR Papua Barat sungguh berharga dan akan menjadi perhatian kami dalam pengambilan keputusan ke depan,” tegasnya.
Gubernur juga menyoroti keterbatasan kemampuan fiskal daerah yang masih menjadi tantangan dalam pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan APBD sangat bergantung pada tata kelola anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
“Saya percaya keberhasilan APBD ditentukan oleh bagaimana kita mengelola anggaran dan mengimplementasikannya secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, di tengah kemampuan fiskal yang sangat terbatas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Dominggus Mandacan mengajak seluruh pihak, baik eksekutif maupun legislatif, untuk mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diputuskan bersama.
“Kita semua dipercayakan Tuhan dan masyarakat untuk menjalankan amanat ini. Karena itu, mari kita mengutamakan kepentingan masyarakat melalui kebijakan yang kita putuskan bersama-sama,” katanya.
Gubernur menutup sambutannya dengan ajakan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Papua Barat.
“Mari bersatu dan bahu-membahu, saling berkolaborasi untuk meraih keberhasilan Provinsi Papua Barat yang kita cintai ini,” pungkas Dominggus Mandacan.(rustam madubun)













