Papua

Jangkau Distrik Yapsi, TEP ITB Integrasikan Layanan Digital, Edukasi Sanitasi, dan Kesehatan Warga

38
×

Jangkau Distrik Yapsi, TEP ITB Integrasikan Layanan Digital, Edukasi Sanitasi, dan Kesehatan Warga

Sebarkan artikel ini
Jayapura Papua
TEP ITB Kluster Kesehatan Kembali Menggelar Rangkaian Edukasi Kesehatan, Pengenalan Sanitasi Air, Serta Sosialisasi Platform Digital Lerehfarma.id Bagi Warga. Rabu (21/10/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. JAYAPURA – Upaya memperkuat literasi dan akses informasi kesehatan di wilayah terdepan terus digencarkan. Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Bandung (ITB) Kluster Kesehatan kembali menggelar rangkaian edukasi kesehatan, pengenalan sanitasi air, serta sosialisasi platform digital Lerehfarma.id bagi masyarakat Kampung SP3 Nawa Mulya dan Kampung SP4 Nawa Mukti, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Senin (12/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung SP3 Nawa Mulya ini diikuti secara antusias oleh 25 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan (nakes), kader kesehatan, anggota PKK, Karang Taruna, hingga perangkat desa setempat.

Berakar dari Temuan Kebutuhan Warga di Lapangan

Pelaksanaan program ini tidak lepas dari hasil survei lapangan yang telah dilakukan Tim ITB pada Agustus 2026 lalu. Dari temuan tersebut, teridentifikasi sejumlah tantangan prioritas warga Yapsi, mulai dari tingginya tren penyakit malaria, keterbatasan persediaan obat dan fasilitas kesehatan, kendala akses geografis, hingga rendahnya literasi digital dan masalah sanitasi air.

“Hasil survei menegaskan pentingnya merancang kegiatan kesehatan yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Edukasi tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong warga agar mengenali risiko kesehatan dan tahu langkah yang harus dilakukan,” ujar Ranip Fahmi, perwakilan Tim Ekspedisi Patriot ITB saat memaparkan hasil riset.

Solusi Digital Lerehfarma.id untuk Transparansi Layanan

Sebagai jawaban atas tantangan akses informasi, Muhammad Rizqi mengenalkan platform digital lokal Lerehfarma.id. Situs ini dirancang khusus untuk memudahkan warga Yapsi mengakses informasi ketersediaan obat, layanan kesehatan, hingga menyampaikan pengaduan fasilitas kesehatan secara langsung.

Dalam sesi praktik interaktif, para peserta tidak hanya diajarkan cara menjelajahi fitur website, tetapi juga cara menyampaikan aduan dan mengecek status tindak lanjutnya.

Kehadiran platform ini mendapat apresiasi dari tenaga kesehatan setempat. Bidan Hijrana, nakes yang bertugas di SP3, menilai Lerehfarma.id sangat bermanfaat, terutama jika dipadukan dengan edukasi penggunaan obat yang tepat.

“Platform ini sangat baik bagi warga. Yang perlu terus diperhatikan adalah transparansi ketersediaan obat tertentu, agar masyarakat memahami pertimbangan medis nakes dalam pemberian obat,” ungkap Bidan Hijrana.

TEP ITB Kluster Kesehatan Kembali Menggelar Rangkaian Edukasi Kesehatan, Pengenalan Sanitasi Air, Serta Sosialisasi Platform Digital Lerehfarma.id Bagi Warga. Rabu (21/10/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

Edukasi Sanitasi: Dari Uji pH hingga Filter Air Sederhana

Tak hanya berfokus pada teknologi digital, tim ITB juga menyentuh kebutuhan mendasar warga terkait air bersih. Cindy Avici Hutauruk memandu praktik pemeriksaan tingkat keasaman (pH) air menggunakan indikator air sederhana.

“Mengecek pH penting untuk mengetahui apakah air cenderung asam atau basa, sehingga warga tahu tindakan awal yang perlu dilakukan agar air layak dikonsumsi,” jelas Cindy.

Melengkapi sesi tersebut, Horas Sinaga memberikan wawasan praktis pembuatan filter air sederhana menggunakan media lokal seperti pipa paralon, kerikil, pasir, dan bahan penyaring pendukung. Meski bersifat penyaringan awal untuk mengurangi kotoran fisik, inovasi ini menjadi alternatif berharga bagi warga dalam meningkatkan kualitas air sehari-hari.

Fokus Pencegahan Malaria, ISPA, dan Skabies

Pada sesi edukasi penyakit, fokus diarahkan pada pencegahan penyakit menular yang kerap dijumpai di Distrik Yapsi, yakni malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan skabies. Warga diajak untuk meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta tidak menunda pemeriksaan ke Pustu (Puskesmas Pembantu) jika mengalami gejala.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Tim Ekspedisi Patriot ITB menyerahkan poster edukasi pencegahan penyakit dan alat indikator pH air ke Pustu SP3 dan SP4. Melalui sarana ini, warga dapat membawa sampel air ke Pustu untuk diperiksa oleh nakes setempat.

Kegiatan kolaboratif ini terselenggara atas kerja sama Tim Ekspedisi Patriot ITB Kluster Kesehatan bersama Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Pemerintah Kampung Nawa Mulya & Nawa Mukti, serta jajaran tokoh dan pemuda lokal Distrik Yapsi.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *