PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Seorang wisatawan warga negara asing (WNA) asal Belanda menjadi korban penganiayaan di Jalan Asrama Tingkat, Amban, Manokwari, Papua Barat, Minggu (25/10/2026).
Menindaklanjuti laporan melalui layanan Call Center 110, Polresta Manokwari mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis dan mengerahkan Tim Khusus serta Unit Reaksi Cepat (URC) guna memburu pelaku.
Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan, SIK mengatakan, personel kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima aduan masyarakat. Selain mengevakuasi korban dan mengamankan situasi, polisi melakukan penyelidikan awal untuk mengungkap kasus tersebut.
Petugas juga mengumpulkan informasi di tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengidentifikasi serta melacak keberadaan pelaku.
“Kami turunkan Tim Khusus dan Tim URC (Unit Reaksi Cepat) untuk memburu pelaku penganiayaan. Perkara ini akan kami tangani secara transparan, profesional, dan prosedural,” ujar Ongky dalam keterangan terkait penanganan kasus tersebut.
Ia menegaskan, kepolisian berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk warga negara asing yang berada di wilayah hukum Polresta Manokwari.
Polresta Manokwari juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, dan segera melaporkan informasi yang dapat membantu penyelidikan kepada kepolisian.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 Polri untuk melaporkan tindak pidana maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Layanan tersebut menjadi salah satu jalur pengaduan agar laporan warga dapat segera ditindaklanjuti petugas.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, kepolisian masih melakukan upaya pencarian terhadap pelaku.
Identitas pelaku, motif penganiayaan, serta kronologi lengkap kejadian belum dijelaskan dalam keterangan yang tersedia.(rustam madubun)













