Papua Barat

Alasan Tingginya Beban Keuangan, Bupati Fakfak Akan Evaluasi Tenaga Honorer Untuk di Rumahkan

238
×

Alasan Tingginya Beban Keuangan, Bupati Fakfak Akan Evaluasi Tenaga Honorer Untuk di Rumahkan

Sebarkan artikel ini

Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si dan Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom, SE, M.Si. FOTO : Istimewa./PAPUADALAMBERITA.COM. 

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Sejak dua hari masuk kantor, Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, langsung membuat pernyataan yang mengejutkan saat melakukan penyerahan SK. Plt. Kepala Dinas PUPR2KP, Selasa (4/5/2021).

Dalam penyerahan SK. Plt. Kadis PUPR2K kepada Teguh Sugiharto, ST, Bupati Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, menyampaikan pernyataan mengejutkan, dimana dirinya (Bupati) dan Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom, akan mengambil langkah untuk merumahkan seluruh pegawai honorer di lingkup Pemkab Fakfak.

“Kami berdua (Bupati dan Wakil Bupati) akan merumahkan seluruh pegawai honorer yang ada di lingkup Pemkab Fakfak”, tegas lelaki berdarah muda yang akrab di sapa UT (Untung Tamsil) di ruang kepala Dinas PUPR2KP Fakfak saat menyampaikan sambutan penyerahan SK. Kepala Dinas PUPR2KP.

Menurut Untung, rencana di rumahkannya tenaga honorer di lingkup Pemkab Fakfak dimaksudkan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pegawai honorer sebanyak itu di lingkup Pemkab Fakfak mengingat beban APBD Fakfak saat ini sudah sangat besar

“Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mengevaluasi para pegawai honorer di lingkup Pemkab Fakfak mengingat saat ini beban APBD juga cukup besar”, tuturnya dihadapan puluhan Pegawai Negeri dan Honorer dilingkup Dinas PUPR2KP Fakfak yang menyaksikan penyerahan SK. Plt Kadis pada Dinas tersebut.

Terkait dengan rencana evaluasi untuk merumahkan tenaga honorer di Pemkab Fakfak, kata Untung Tamsil, dirinya (Bupati) telah meminta Kepala DPPKAD Fakfak untuk melakukan perhitungan terkait dengan beban APBD Fakfak untuk membiayai gaji tenaga honorer.

“Saya (Bupati) telah meminta Kepala DPPKAD Fakfak, Tajudin Lajahalia, untuk membuat perhitungan terkait dengan beban APBD Fakfak untuk pepmbiayaan tenaga honorer tersebut”, tutur Untung Tamsil, S.Sos, M.Si.

Lanjutnya, kami selaku Bupati dan Wakil Bupati berkeinginan agar tenaga honorer yang didistribusikan nanti ada kerja yang baik jangan hanya datang ikut apel terus pulang dan tiap bulan terima gaji.

Kami juga berkeinginan untuk mendistribusikan tenaga honorer yang bagus – bagus untuk turun ke kampung – kampung guna membantu percepatan pembangunan di kampung karena saat ini kampung juga membutuhkan percepatan pembangunan, apa lagi sumber daya di kampung juga lemah untuk mengelola dana kampung baik dari APBN maupun APBD.

Data yang diperoleh papuadalamberita.com. jumlah tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten Fakfak hingga tahun ini diperkirakan mencapai kurang lebih seribuan tenaga honorer yang berada di seluruh OPD yang ada di Fakfak.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *