fbpx
Anggot DPD-RI, M. Sanusi Rahaningmas Rahaningmas,S.sos.,M.Si. FOTO: istimewa/papuadalamberita.com PAPUADALAMBERITA.COM. SORONG- Kendati Masyarakat dalam kekhawatiran serta ketakutan terkait penyebaran COVID-19 melanda dunia termasuk Indonesia yang... Anggota DPD RI Ini Minta TNI Back-up Polisi Berantas Begal di Papua Barat

Anggot DPD-RI, M. Sanusi Rahaningmas Rahaningmas,S.sos.,M.Si. FOTO: istimewa/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. SORONG- Kendati Masyarakat dalam kekhawatiran serta ketakutan terkait penyebaran COVID-19 melanda dunia termasuk Indonesia yang sudah menelan ribuan orang, dimana 3 daerah di Papua barat yaitu, Kota Sorong, Kabupaten Manokwari dan Teluk Bintuni sudah masuk dalam katagori zona merah seperti Manokwari.

Baca juga: Keluarga Wartawan Minta Polisi Tangkap Pelaku Penikaman

Baca juga: Wartawan Dibegal, Ketua PWI Papua Barat Minta Polisi Tangkap Pelakunya

Dengan kondisi yang memprihatinkan membuat masyarakat waspada harus tenang harus mengikuti anjuran pemerintah untuk harus diam di rumah (Stay at home) muncul lagi berbagai kejahatan, pencurian dan begal yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab.

“Mereka bukan saja melakukan pencurian dan begal tapi juga melakukan tindakan bejat ketika orang-orang yang yang didatangi ingin membela dan mempertahankan barang dan harta miliknya maka mereka tidak segan-segan untuk melukai orang-orang tersebut, hal ini hampir terjadi di sebagian besar kota di Indonesia  termasuk Papua Barat yang sering  terjadi adalah di kota Manokwari dan sorong yang dianggap rawan ketimbang kabupaten dan kota lain di Papua Barat,” kata Sanusi Rahaningmas

Sanusi Rahaningmas menjelaskan bahwa dengan pembebasan para napi oleh menteri Hukum dan Ham RI baru-baru ini. Kemudian adanya Covid-19 membuat masyarakat termasuk para pelaku ini kesulitan dalam mendapatkan Bahan makan, akhirnya jalan pintas adalah nekad untuk melakukan pencurian begal.

Untuk itu menurut Sanusi Rahaningmas dengan perolehan status Polda PB dari tipe B ke Tipe A ini merupakan tantangan bagi Jajaran kepolisian Polda Papua Barat bagaimana bisa mengatasi hal. Tapi sekiranya kalau

Peesonil kepolisian dianggap kurang karena luas wilayah tidak sebanding dengan jumlah personil Polri maka Senator Papua barat minta kepada Kapolda Papua Barat  untuk tidak merasa rendah diri  meminta dukungan TNI untuk ikut membecup tugas-tugas Polri dalam rangka memberikan rasa nyaman kpd Masyarakat masyarakat.sehigga cukup.masyarakat untuk mengadapi Covid 19,

jangan lagi ditakuti dengan Pencurian Begal dan lain. Karena bnyak masyarkat yang sudah mengeluh terkait dengan dua hal tersebut dan terlepas dari Tugas Polri yang di  oleh TNI Sanusi juga minta kepada seluruh RT RW kiranya dapat berperan juga untuk mendirikan Pos Siskamling di setiat RT/RW dan melibatkan masyarakat untuk menjaga Lingkungan masing-masingm, dalam suasana Bulan Suci Ramdhan ini saudara- tidaklam butuh ketenangan dalam beribadah dan puasa.fengan demikian.

Lanjut Mantan Anggota DPR PB tiga priode ini meminta agar Kapolda dapat Instruksi kpeda seluruh Polres dan polsek agar lebih meningkatkan lagi tugas Patroli pada mlm hari untuk memberikan rasa nyaman kpd masyarakat di Papua barat. Dan meminta kpd Kapolri melalui Kapolda2  agar dapat memperhatikan dan meningkatkan  kesejateraan Anggota Polri tetutama yg bertugas di polres. Polsek dan di pedalaman anggota2 Lapangan yg ada di tugaskan di setiap distrik dan  kelurahan yg teraebar diseantar papua barat.(aba)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!