PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Kabar Covid-19 kembali muncul, sebagai pengingat kepada masyarakat lebih berikhtiar, hati-hati, dan biasakan pola hidup sehat memakai masker jika ada gejala pilek atau gangguan pernafasan.
Baca juga: Pesan Pj Gubernur Ali Baham: Jaga Persaudaraan, Keharmonis Damai Natal dan Tahun Baru
Direktur Rumah Sakit Umum daera (RSUD) Forvinsi Papua Barat Dokter Arnold Tiniap mengimbau masyarakat kembali memakai masker, ketika sedang berada di keramaian, kedneraan umum, seperti bandar udara, pelabuhan kapal laut.
‘’Covid-19 ini mengingatkan kita, agar kembali waspda, perbedaan yang saat ini dengan awalnya Covid tahun tahun lalu, yaitu awal itu kita tidak tahu apa-apa, bahkan ahli pun tidak tahu penyebabnya, apa bagaimana cara pencegahannya,’’ jelas Arnlod Tiniap.

‘’Sehingga pada saat itu orang lebih khawatir, tetapi sekarang dibilang varian baru, tetapi secara umum itu hampir sama,’’ ujar Arnold Tiniap.
Menurut Ketua Satgas Covid-19 Papua barat dan Papua Barat Daya ini terpenting yaitu itu perilaku bertanggung jawab, contoh kepada yang pakai masker saat beraktifitas.
‘’Jadi saat kita merasakan ada pilek, masing-masing yang merasakan keluhan seperti itu harus pakai masker, atau pas di tempat-tempat yang dianggap terjadi kerumunan padat, misalnya di penerbangan di di tempat padat penduduk, pelabuhan dan bandara, karena kita kan tidak tahu dari sekian banyak orang itu apakah ada yang tesakit flu atau tidak,’’ jelas Direktur RSUD Papua Barat ini.
”Jadi kesadaran itu pada saat kita berada di tempat-tempat seperti begitu kita pakai masker, dan disarankan kepada mereka ini yang punya keluhan saluran pernafasan itu bagian dari tanggung jawab kita melindungi diri kita, keluarga dan orang lain,’’ tutur Arnold.
Menurut dokter Arnold, hingga kini di Papua Barat dan Papua Barat Daya belum di kasus Covid-19 di Papua Barat, dan semoga tidak ditemukan.
‘’Sampai saat belum ada laporan kasus Covid- 19 , kami terus memantau, memastikan pada masyarakat terutama, saat berkunjung ke rumah sakit – rumah sakit atau fasilitas kesehatan, dengan keluhan gangguan pernapasan kita akan periksa,’’ ujar alumni Fakultas Kedokter Universitas Hasanuddin Makassar (Sulawesi Selatan) ini.
Dokter mencontohkan, jika ada pasien dengan bawaan jantung, gula atau diabetes dan yang mau dirawat inap pasti diperiksa dulu Covid-19.
‘’Kita periksa supaya memastikan, apabila dia Covid akan dirawat di tempat yang terpisah dengan yang non covid,’’ jelas Tiniap.
‘’Kita juga mulai mengantisipasi jika ada lonjakan terutama ini teman-teman dilayanan, kepada setiap orang berkunjung ke rumah sakit dengan keluhan pernapasan, harus kita periksa memastikan apakah dia kena covid atau tidak,’’ tambahnya.(tam)













