Papua Barat

Bawaslu Cium Ada Keterlibatan ASN Jelang Pilkada

510
×

Bawaslu Cium Ada Keterlibatan ASN Jelang Pilkada

Sebarkan artikel ini
  • Ketua Bawaslu Papua Barat Elias Idie saat menghadiri Rapat Pleno penetapan nomor urut, penetapan DPT Papua Barat dan Deklarasi damai yang digelar KPU Papua Barat di Hotel Aston Manokwari, Senin (23/9/2024). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Badan Pengawasa Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua Barat mencium tidaknya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada Papua Barat mulai tampak.

Baca juga: Polda Papua Barat dan Keamanan Pilkada 2024

Penegasan itu disampaikan Ketua Bawaslu Papua Barat Elias Idie saat mengahadiri pleno penetapan noor urut, pleno penetapan daftar pemilih tetap dan deklarasi damai yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat di Hotel Aston Manokwari, Senin (23/9/2024).

‘’Bawaslu secara kelembagaan melihat adaeriak-riak kampanye sudah Nampak, oknum ASN sudah berperilaku sebagai bagian dari tim kampanye, Kami sedang menangani di Kabupaten Fakfak, di provinsi Papua Barat, rekomendasi sudah kita sampaikan, satu juga di Kabupaten Manokwari yang kami sudah menangani,’’ sebut Elias Idie.

Elias Idie mengatakan, riak-riak itu menandakan, bahwa para pihak ataupun pihak yang dilarang untuk terlibat dalam aktivitas kampanye, sikap.

‘’Sikap itu sudah terlihat dari awal, bukan nanti dari tanggal 25 September sampai 23 November berpotensi gerakan kampanye yang secara sadar tidak sadar terlibat dan dilibatkan,’’ tutur Ketua Bawaslu.

Ketua Bawaslu mengatakan, hal-hal seprtilah mempengaruhi dinamika, citra kampanye.

‘’Yang kedua penting bagi kita adalah proses menjaga keamanan dan kenyamanan kita semua di Papua Barat, kami penyelenggara prinsipnya bahwa kita pastikan Pemilu Papua Barat aman dari pelanggaran, dan patuh pada asas,’’ ujar Ketua Bawaslu Papua Barat.

‘’Pasangan calon, dan partai pengusung harus taat, dan masyarakat bagian penting mengedukasi, kita sama-sama mengawal proses ini sampai tanggal 27 November,’’ tambah Elisa Idie.

Lanjut dia, sehingga dipastikan pada penetapan rekapitulasi nasional ataupun penetapan rekapitulasi pada proses pemilihan di Papua Barat aman damai, Pilkada yang berkualitas

Ia mengaris bawahi, bahwa proses berjalan baik yang sudah lakukan sama-sama sudah dilewati dari dua momentum  penting.

‘’Yaitu, di Pemilu kita telah membuktikan, bahwa Papua Barat sukses, harapan yang sama juga di Pilkada, Papua Barat satu-satunya provinsi di Indonesia yang pasangan calon melawan kolom kosong,’’ sebut Elisa Idie.

‘’Melawan kolom kosong tugas berat semua untuk mengedukasi masyarakat, juga tebarkan kebaikan program visi misi pasangan calon untuk meyakinkan pemilih, bahwa bukan karena kotak kosong lalu semua dalam benak kita itu mudah,’’ tuturnya.

‘’Tetapi tugas memberi edukasi kepada pemilih, bahwa kita tidak salah memilih pemimpin kita yang baik,’’ sambung Idie.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *