Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Papua Barat, Hans Lodewyk Mandacan SIP MSi yang ditemui wartawan, Kamis (18/11/2021) di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari. PAPUADALAMBERITA.... Bonus Rp1 M untuk Atlet Papua Barat Peraih Emas PON XX Tunggu Diperubahan 2022

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Papua Barat, Hans Lodewyk Mandacan SIP MSi yang ditemui wartawan, Kamis (18/11/2021) di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKMWARI Janji Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat akan memberikan bonus Rp1 miliar kepada atlet Papua Barat  yang meraih medali emas PON XX Papua 2021 akan dianggarkan di APBD perubahan 2022.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Papua Barat, Hans Lodewyk Mandacan SIP MSi mengatakan, janji bonus untuk peraih medali emas sekian,  medali perak sekian,  perunggu sekian untuk atlet, untuk pelatih juga harus ada,  kalau tanpa mereka (pelatih, red) atlet tidak berhasil. Berapa besaran bonus untuk pelatih, official Papua Barat di PON XX 2021, ini belum juga ada penetapan.

Baca Juga: Papua, Torang Pulang Sampai Jumpa di Aceh dan Sumut 2024

‘’Justru itu kami belum bisa menetapkan jumlah berapa, kita harus hitung dulu,  berapa medali emas,  berapa medali perak,  berapa medali perunggu,  atlet juga ada beregu,  perorangan,  kalau beregu nilainya berapa, kalau perorangan sudah jelas satu miliar, kalau beregu belum, seperti sofball, hockey voli,  dayung. terjun payung beregu itu kita harus tetapkan,’’ ujar Kadispora Papua Barat.

Kadis yang ditemui wartawan di Kantor Gubernur Kamis (18/11/2021) dia belum merincikan berapa yang harus diberikan kepada pelatih dan oficial Papua Barat di PON, ki nanti di APBD 2022.

‘’Kita hitung dulu, kita hitung kita serahkan kembali ke gubernur,  yah kalau saya perkirakan bisa bisa mencapai 30 miliar rupiah itu sudah termasuk atlet, pelatih danofficial , Pak Gubernur sampaikan untuk atlet saja,  sedangkan atlet itu tidak bisa berhasil tanpa ada pelatihnya,’’ terang Hans Mandacan.

Ekspresi kemangan pejudo Papua Barat Zisilia Gloria Stepanie Mailoa yang turun di kelas 78 KG meraih medali perak pada PON XX PAPUA  2021 di Timika Papua. PAPUADALAMBERITA. FOTO: MUHAMAD YAMIN/HUMAS PB PON XX PAPUA

Hans mengatakan anggarannya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga,  tetapi penghargaan itu KONI.  Kalau Pergub belum ada anggaran bonus itu berupa hibah. Jadi mungkin hanya hibah kepada atlet pelatih dan oficial.

‘’Mekanisme pengelolaan hibah itu langsung di KONI atau kita, belum belum ada kesepakatan bersama,’’ jelas Hans.

Kadispora menambahkan sekembali dari PON XX, semua atlet telah mengetahui jika janji bonus  pemerintah daerah itu belum bisa dicairkan pada tahun 2021 yang tinggal menghitung hari sudah berakhir.

‘’Atlet sudah tahu,  bahwa bonusnya ini belum turun, mereka sudah tahu kalau sampai saat ini belum ada, juga belum ada yang bertanya pada saya,  mereka mungkin tahu  karena ini diakhir tahun anggaran. Tetapi kalau sudah Februari atau Maret 2022, nanti ada yang bertanya kalau sudah ada penetapan anggaran,’’ sebutnya.

Kontingen Papua Barat pada PON XX Papua 2021 mendulang tiga medali emas, 14 medali perak dan 15 medali perunggu, total medali yang dikumpulkan kontingen Papua Barat di PON XX Papua 2021 32 medali.

Kepada wartawan di Manokwari pada awal Oktober lalu Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, MSI menjanjikan akan menyiapkan bonus Rp1 miliar bagi atlet yang memperoleh medali emas pada PON XX Papua 2021.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *