PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., secara resmi membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Fakfak Tahun 2027 yang digelar pada Rabu, 1 April 2026.
Forum yang berlangsung di gedung Winder Tuare ini menjadi wadah penting untuk mensinkronkan program kerja perangkat daerah dengan aspirasi masyarakat.
Ketika menyampaikan sambutan tertulis Bupati Fakfak, Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, menekankan bahwa RKPD 2027 mengusung tema besar mengenai pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat dan cerdas, serta penguatan ekonomi daerah yang unggul dengan dukungan infrastruktur yang memadai.
Wabup Donatus Nimbitkendik dalam forum tersebut, menjabarkan enam isu strategis yang harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah dalam menyusun program tahun 2027, di antaranya:
1./ Transformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan Yang Profesional dan Berintegritas.
2./ Peningkatan Kualitas serta Akses Pendidikan, Kesehatan dan Perlindungan Sosial.
3./ Penurunan Angka Kemiskinan dan Prevelensi Stunting Daerah.
4./ Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Pengembangan Investasi dan Penciptaan Kesempatan Kerja Yang Berkualitas dan Inklusif .
5./ Peningkatan dan Optimalisasi Otsus Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Asli Fakfak Berbasis Sumber Daya Lokal.
6./ Perceoatan Pengembangan dan Pemerataan Pemenuhan Infrastruktur Dasar dan Strategis Daerah.
Menyadari keterbatasan kemampuan keuangan daerah (APBD), Wakil Bupati mengajak para kepala OPD untuk berpikir kreatif dan inovatif. Dia mendorong penguatan kerja sama dengan mitra pembangunan, baik pihak swasta maupun badan usaha, melalui skema kolaborasi yang solid.
”Saya memerintahkan pimpinan OPD agar memperhatikan ‘5 Tepat’ : tepat administrasi, tepat waktu, tepat penggunaan, tepat sasaran, dan tepat manfaat,” tegas Bupati dalam forum tersebut.
Diakhir arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk bekerja dengan disiplin dan semangat profesionalisme demi mewujudkan visi Fakfak yang mandiri, sejahtera, aman, dan berdaya saing (Fakfak Membara).(Enrico Letsoin)













