Papua Barat

Buka Rapat Tim Teknis, Bupati: Pemkab Fakfak Percepat Dokumen Perkebunan Sawit 15 Ribu Hektar

109
×

Buka Rapat Tim Teknis, Bupati: Pemkab Fakfak Percepat Dokumen Perkebunan Sawit 15 Ribu Hektar

Sebarkan artikel ini
Pemkab Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Membuka Secara Resmi Rapat Tim Teknis Pemeriksaan Dokumen Formulir Kerangka Acuan Rencana Kegiatan Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit. Jumat (24/04/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP.,  secara resmi membuka rapat tim teknis pemeriksaan dokumen formulir  kerangka acuan rencana kegiatan pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berlangsung di Lantai 5 Ballroom Hotel Grand Papua Fakfak, Jumat (24/04/2026).

Rapat tim teknis ini dihadiri pimpinan dan staf  PT. STM Agro Energi, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), Dinas Perkebunan, dan , tim teknis dari berbagai OPD, serta konsultan lingkungan.

Pembukaan rapat tim teknis pemeriksaan dokumen formulir  kerangka acuan rencana (KA) kegiatan pembangunan perkebunan kelapa sawit yang dibuka Bupati Samaun Dahlan ini, menunjukkan komitmen serius Pemda Fakfak dalam mendorong iklim investasi di sektor perkebunan. kelapa sawit oleh PT STM Agro Energi seluas \pm 15.960,532 hektar di Distrik Bomberay dan Distrik Tomage.

Rapat Tim Teknis Pemeriksaan Dokumen Formulir Kerangka Acuan Rencana Kegiatan Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit, Yang Berlangsung di Lantai 5 Ballroom Hotel Grand Papua Fakfak, Jumat (24/04/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada tim teknis dan jajaran dinas terkait atas kecepatan kinerja dalam memproses dokumen evaluasi. Menurutnya, percepatan ini merupakan respons nyata terhadap kondisi ekonomi daerah. Berdasarkan data LKPJ terakhir, terjadi kenaikan angka pengangguran di Kabupaten Fakfak dari tahun 2024 ke 2025.

​”Pemerintah daerah harus berpikir keras mencari investasi yang masuk untuk merekrut tenaga kerja yang hari ini masih menganggur. Saya mengapresiasi perusahaan dan tim teknis karena ini adalah langkah kinerja tercepat yang diharapkan oleh pemerintahan saya saat ini,” ujar Bupati Samaun Dahlan.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa langkah pengembangan kelapa sawit di Fakfak merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto. Dalam berbagai pertemuan nasional, Presiden menekankan pentingnya pemanfaatan lahan kosong di tanah Papua untuk komoditas sawit yang memiliki prospek global yang menjanjikan.

​”Fakfak adalah yang pertama menindaklanjuti secara resmi perintah Bapak Presiden. Saya akan melaporkan hal ini ke pemerintah pusat bahwa kita sudah bergerak. Di setiap kunjungan luar negeri Presiden sering menyampaikan, sawit selalu menjadi permintaan utama dunia,” tambahnya.

Terkait hal itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di wilayah Distrik Bomberay hingga Tomage, untuk menyambut investasi dengan sikap ramah, santun, dan kooperatif. Dia meyakini bahwa tanpa investasi, kesejahteraan masyarakat akan sulit dicapai secara mandiri.

​”Mari kita buktikan kepada semua pihak bahwa masyarakat dan pemerintah Fakfak sangat terbuka dan senang dengan kehadiran investasi. Dengan investasi, putaran ekonomi cepat, pendapatan masyarakat meningkat, dan pengangguran akan menurun,” pungkas Bupati sebelum secara resmi membuka rapat teknis tersebut.

Samaun Dahlan juga berharap agar pemeriksaan dokumen formulir  kerangka acuan rencana kegiatan pembangunan perkebunan kelapa sawit dapat segera dirampungkan, karena setelah ini akan masuk juga pembahasan dokumen untuk Pabrik Pupuk yang lokasinya tidak jauh dari Kepala Sawit.

​Kegiatan pemeriksaan dokumen ini menjadi penting sebagai syarat administratif dan lingkungan sebelum PT STM Agro Energi memulai operasional fisiknya, guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan di tanah Papua.(Enrico Letsoin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *