Papua Barat

Bupati Fakfak Pastikan 53 Ribu Warga OAP Terima Bansos dan Percepat Hilirisasi Pala

257
×

Bupati Fakfak Pastikan 53 Ribu Warga OAP Terima Bansos dan Percepat Hilirisasi Pala

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.A.P. Selasa (23/12/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Bupati Fakfak menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembenahan data penerima bantuan sosial (bansos) dan pengembangan sektor ekonomi unggulan.

Dalam arahannya dihadapan warga kampung Wayati Barat, Distrik Fakfak Timur Tengah, ketika penyerahan paket sembako jelang Natal 2025, Bupati Samaun Dahlan, S.Sos., M.A.P., saat didampingi Wakil Bupati, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., mengatakan, menargetkan seluruh Orang Asli Papua (OAP) di Fakfak yang berjumlah sekitar 53 ribu jiwa dapat tercover dalam berbagai program bantuan pemerintah pusat, Senin (22/12/2025).

Bupati menyoroti pentingnya akurasi data dalam sistem aplikasi yang kini digunakan oleh Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS). Karena itu Samaun Dahlan, meminta perangkat Distrik, Kampung dan RT, untuk proaktif melakukan pendataan dari rumah ke rumah.

“Sekarang sistemnya semua lewat aplikasi. Kalau nama tidak masuk, masyarakat akan bertanya kenapa tetangganya dapat bantuan sementara dia tidak. Saya ingin 53 ribu warga asli Fakfak semuanya terdata agar bisa menerima bantuan tunai yang cair setiap tiga bulan,” ujar Bupati.

Guna memastikan seluruh bantuan ini tepat sasaran dan merata, Bupati mengimbau kepada seluruh perangkat kampung untuk bersinergi dengan Dinas Sosial dan Statistik.

“Administrasi warga, seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK), harus segera dirampungkan. Kerja sama perangkat kampung sangat penting agar proses pendataan cepat selesai dan manfaat pembangunan dapat segera dirasakan seluruh lapisan masyarakat Fakfak,” tegas Bupati Samaun Dahan.

Untuk sektor ekonomi, Bupati membawa kabar gembira mengenai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Pemerintah pusat telah menyetujui pembangunan hilirisasi pala di Kabupaten Fakfak. Pemerintah daerah pun telah menyiapkan lahan sekitar 5 hektar untuk pembangunan pabrik pengolahan pala.

“Mulai sekarang, rawat dan tanam pala lebih banyak lagi. Ke depan kita tidak hanya menjual pala keluar secara mentah, tapi akan diolah di sini. Ini adalah langkah besar agar harga pala bisa naik dan stabil,” pintanya. (Enrico Letsoin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *