PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos, M.A.P, secara resmi melepas para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak untuk beralih tugas di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Acara pelepasan yang berlangsung pada Jumat pagi (23/01/2026), di gedung Winder Tuare Pemkab Fakfak, dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pertanian RI, Forkopimda, Pimpinan DPRK Fakfak, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak.
Dalam sambutannya, Bupati Samaun Dahlan menegaskan bahwa pengalihan status kepegawaian ini merupakan langkah strategis dalam mengikuti kebijakan nasional, khususnya implementasi Inpres Nomor 3 Tahun 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan koordinasi kebijakan pangan yang lebih solid melalui sistem satu komando di bawah pemerintah pusat.
”Pelepasan ini bukanlah sebuah perpisahan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas. Kita ingin memperkuat sinergi antara pusat dan daerah demi mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan,” ujar Bupati Samaun di hadapan para undangan.
Kepada para PPL yang selama ini menjadi ujung tombak di lapangan, Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Meski secara administratif kini beralih ke pusat, Samaun berpesan agar semangat membangun Bumi Cendrawasih, khususnya Fakfak, tidak boleh luntur.
Empat poin utama pesan Bupati Samaun kepada para penyuluh, agar tetap menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, terus mengedepankan pendekatan humanis dan kearifan lokal dalam mendampingi petani, menjadi duta Kabupaten Fakfak yang membawa nama baik daerah di tingkat nasional, serta tetap menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak.
Dalam pelepasan tersebut, terlihat suasana haru sekaligus penuh semangat mewarnai penutupan saat Bupati Samaun Dahlan membacakan sebuah pantun yang merefleksikan identitas daerah, ”Banyak buah di kebun pala, dipetik satu untuk dibawa. Meski kini beralih bendera, semangat membangun Fakfak tetap membara.”
Dengan penyerahan ini, diharapkan para penyuluh mendapatkan sistem pelatihan dan pembinaan yang lebih terpadu dari Kementerian Pertanian, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kesejahteraan para petani di Kabupaten Fakfak, tutupnya. (Enrico Letsoin)













