Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si. FOTO : Istimewa./PAPUADALAMBERITA.COM.  PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Sejak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si dan Yohana Dina Hindom, SE, MM dilantik... Bupati Fakfak : Setelah Penetapan APBD 2022 Ada Agenda Lelang 11 Jabatan Eselon II dan Roling Pejabat

Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si. FOTO : Istimewa./PAPUADALAMBERITA.COM. 

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Sejak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si dan Yohana Dina Hindom, SE, MM dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Fakfak pada 26 April 2021, hingga saat ini masih terdapat kekosongan 11 jabatan tinggi pratama di lingkup Pemkab Fakfak.

Menanggapi persoalan adanya kekosongan jabatan tinggi pratama (eseon II) di lingkup Pemkab Fakfak, Bupati Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, membenarkan, adanya kekosongan jabatan tersebut yang hingga saat ini belum terisi.

Oleh karena itu, menurut Untung Tamsung Tamsil. Untuk agenda pengisian kekosongan jabatan tinggi pratama di lingkup Pemkab Fakfak telah diagendakan setelah selesai pembahasan penetapan APBD 2022 yang akan berlangsung Desember 2021 ini.

“Sudah diagendakan untuk asesmen (seleksi terbuka) jabatan tinggi pratama dilingkup Pemkab Fakfak yang akan berlangsung setelah penatapan APBD 2022 dalam bulan Desemebre 2021 ini”, tegas Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si.

Untuk tahapan seleksi terbuka 11 jabatan tinggi pratama di lingkup Pemkab Fakfak, lanjut Untung Tamsil, pihaknya (Bupati) telah meminta Sekda Fakfak Drs. Ali Baham Temongmere, MTP dan Kepala BKPSDM Mujusam Uswanas, SE, M.Si untuk segera membentuk tim asesmen karena dana untuk itu sudah tersedia di APBD Perubahan 2021.

“Saya (Bupati) sudah meminta Sekda dan Kepala BKPSDM untuk segera membentuk tim asesmen agar pengisian kekosongan jabatan tinggi pratama di Pemkab Fakfak segera dapat terisi di akhir Desember ini apa lagi dana untuk asesmen sudah dialokasikan di APBD Perubahan 2021”, pungkas Bupati Fakfak yang akrab disapa UT.

Selain agenda pengisian kekosongan jabatan tinggi pratama, akan ada agenda mutasi jabatan  yang tetap mengacu pada aturan kepegawaian yang ada termasuk mengembalikan 5 pejabat eselon III yang sebelum digeser kembali ke jabatan setingkat.

“Akan ada evaluasi beberapa pejabat tinggi pratama yang tetap pada aturan kepegawaian misalnya Kepala Dinas A akan digeser ke Kepala Dinas B termasuk mengembalikan 5 pejabatan eselon III yang sebelumnya digeser kembali jabatan setingkat”, tutur Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si. kepada awak media di RM. Family. Kamis (2/12/2021).(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *