Papua Barat

Bupati Samaun : Berobat Gratis di RSUD Fakfak Hanya Gunakan KTP Mulai April 2025

1021
×

Bupati Samaun : Berobat Gratis di RSUD Fakfak Hanya Gunakan KTP Mulai April 2025

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., MAP., dan Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., Saat Memimpin Pertemuan Dengan Pihak RSUD Fakfak. Selasa (11/03/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Guna memastikan janji politik Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik di Pilkada Fakfak 2024, untuk pengobatan gratis dan bebas makan gratis untuk 2 penjaga pasien rawat inap di RSUD Fakfak, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., MAP dan Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., melakukan tatap muka terbatas dengan Direktur RSUD, tenaga dokter dan nakes, Selasa (11/03/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam di lantai 3 RSUD Fakfak, Bupati Samaun Dahlan, memastikan program pengobatan gratis dan makan gratis bagi 2 penjaga pasien di RSUD Fakfak mulai dilaksanakan pada Bulan April 2025 mendatang.

“Salah satu program yang merupakan janji politik di Pilkada Fakfak 2024 yakni program pengobatan gratis dan makan gratis bagi 2 penjaga pasien di RSUD Fakfak akan direalisasikan pada Bulan April 2025 mendatang,” ungkap Samaun Dahlan dalam petermuan dengan pihak RSUD Fakfak.

Guna memberikan pelayanan yang masikmal guna menyukseskan program pengobatan gratis di RSUD Fakfak, Samaun, berharap agar setiap pasien yang datang di RSUD guna mendapatkan pelayanan pengobatan gratis harus dilayani hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Fakfak.

“Masyarakat jangan lagi dipersulit dengan administrasi lain, saya (Bupati) hanya menginginkan yang datang berobat hanya menggunakan KTP Fakfak dan harus dilayani. Silahkan pihak RSUD untuk menterjemahkan keinginan saya (Bupati) dan Wakil Bupati,” pinta Samaun saat didampimpingi Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik.

Tatap Muka Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Bersama Pihak RSUD. Selasa (11/03/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

Untuk memberikan layanan pengobatan gratis hingga makan gratis bagi 2 penjaga pasien rawat inap di RSUD Fakfak, menurut Bupati Samaun, Pemerintah Kabupaten Fakfak telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 Miliar melalui APBD Fakfak Tahun 2025, untuk membiayai program tersebut termasuk pembiayaan jasa para dokter.

“Saya taruh anggaran ini supaya tidak ada lagi istilah orang masuk di rumah sakit terus tidak tertangani dengan baik. Dia mau operasi melahirkan, operasi usus buntu semua harus dilayani tentu dengan menunjukan KTP Fakfak,” tutur Pace SD sapaan akrab Samaun Dahlan

Selain itu, lanjut SD, pada tahun anggaran 2025 ini Pemerintah Kabupaten Fakfak juga  telah menganggarkan dan sebesar Rp9 Milyar, khusus untuk pemgadaan obat-obatan. Anggaran tersebut, diluar anggaran rutin RSUD.

Dengan anggaran untuk bidang Kesehatan sebanyak itu yang dikucurkan ke RSUD Fakfak  sebanyak itu menunjukan komitmen dan keseriusan Kepemimpinan Samaun dan Donatus dalam mewujudkan “Perubahan” Kabupaten Fakfak melalui bidang Kesehatan.

Dia berharap, pasien rawat inap di RSUD Fakfak harus di lihat perkembangannya dalam satu minggu sampai dengan 10 hari. Kalau tidak ada perkembangan silahkan untuk dirujuk,pinta Bupati.

Dalam pertemuan dengan pihak RSUD Fakfak nampak komitmen Bupati dan Wakil Bupati Fakfak tidak hanya dari segi penganggaran, kedua pemimpin daerah yang mengusung tagline “Perubahan” di kepemimpinan mereka juga memberikan perhatian serius terhadap berbagai fasilitas kesehatan yang di butuhkan, tenaga kesehatan antara jumlah dan beban kerja termasuk meminta  laporan rutin sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran pengobatan gratis, maupun pengadaan obat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan dibelanjakan per triwulan.(Enrico Letsoin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *