Papua Barat

Dampak Penerapan PPKM Terhadap Penurunan Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Fakfak Tahun 2021

69
×

Dampak Penerapan PPKM Terhadap Penurunan Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Fakfak Tahun 2021

Sebarkan artikel ini

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Pemkab Fakfak. Gondo Suprapto, SKM, M.Si. FOTO : Istimewa./PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITACOM. FAKFAK – Juru Bicara (Jubir) Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Pemkab Fakfak, Gondo Suprapto, SKM, M.Si, mengatakan, untuk menurunkan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Fakfak, berbagai upaya terus dilakukan penanggulangan Covid-19, salah satunya dengan  di keluarkannya Instruksi Bupati Fakfak tentang Pemberlakuan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

Dikatakannya, sampai saat ini Bupati Fakfak telah mengeluarkan tiga kali Instruksi Bupati terkait pemberlakuan PPKM di Kabupaten Fakfak. Pertama, Instruksi Bupati Fakfak Nomor : 443/1672/BUP/2021 tanggal 07 Juli 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Pemerintahan, Sosial Kemasyarakatan dan Pelaku Usaha serta Penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Fakfak, yang berlaku mulai 7 Juli.2021 sampai dengan 22 Juli 2021.

Namun dengan melihat perkembangan kasus harian di bulan Juli 2021 dan memperhatikan Surat Edaran Mendagri RI dan Gubernur Provinsi Papua Barat, maka Pemerintah Kabupaten Fakfak, mengeluarkan Instruksi Bupati Fakfak yang kedua dengan Nomor : 443/1847/BUP/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level.3 dan Optimalisasi Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Kampung dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Fakfak. Instruksi Bupati Fakfak ini merupakan perpanjangan dari Instruksi Bupati Fakfak sebelumnya, yang berlaku dari tanggal 1 Agustus 2021 sampai dengan 8 Agustus 2021.

Dan Ketiga adalah Instruksi Bupati Fakfak Nomor :  443/1877/BUP/2021 tanggal 3 Agustus 2021 tentang Penyempurnaan Instruksi Bupati Fakfak sebelumnya, yang berlaku mulai 3 Agustus 2021 sampai dengan 9 Agustus 2021.

Dikatakannya, PPKM Level 3 yang diberlakukan sejak tanggal 01 Agustus 2021  sampai dengan 9 Agustus 2021 telah membawa perbaikan di skala Kabupaten Fakfak dibandingkan sebelumnya,  dalam hal konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase bed occupancy ratio (BOR)

Menurut Gondo sapaan akrabnya, sampai saat ini pertanggal 04 Agustus 2021, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Fakfak sebagai berikut : Kumulatif positif Covid-19 sebanyak 1.376 orang, namun yang sudah sembuh sebanyak 1.037 orang atau 75,36%, disamping itu ada juga yang meninggal dunia sebanyak 35 orang atau 2,54%, sedangkan untuk yang belum sembuh menjalani isolasi sebanyak 304 orang, dengan rincian 10 orang di rawat di RSUD dan sisanya 294 orang menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan untuk pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Fakfak, sampai dengan 04 Agustus 2021 sebagai berikut : jumlah sasaran vaksin sebanyak 56.162 orang dan jumlah sasaran yang telah divaksin dosis 1 sebanyak 12.398 orang atau 22,1 % serta dosis 2 sebanyak 5.420 orang atau 9,6 %.

Walaupun sudah mulai ada perbaikan, namun perkembangan kasus COVID-19 masih sangat dinamis dan fluktuatif, sehingga kita harus terus waspada. Disiplin 5 M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilisasi)  + Vaksinasi COVID-19 tetap menjadi ikhtiar kita bersama, tutup Gondo Suprapto, SKM, M.Si, yang kesehariannya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Fakfak.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *