Papua Barat

Direktur RSUD Fakfak : 40 Pasien Covid -19 di Rawat, 3 Pasien Hari Ini Meninggal Dunia dan 30 Para Medis RS Juga Terpapar Corona Virus

130
×

Direktur RSUD Fakfak : 40 Pasien Covid -19 di Rawat, 3 Pasien Hari Ini Meninggal Dunia dan 30 Para Medis RS Juga Terpapar Corona Virus

Sebarkan artikel ini

Direktur RSUD Fakfak, dr. Kariani Kastela, M.Kes, Sp.Rad. FOTO : Istimewa./PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Direktur RSUD Fakfak, dr. Kariani Kastela, M.Kes, Sp.Rad, ketika dihubungi papuadalamberita.com. via kontak WhatsAap, mengatakan, saat ini jumlah pasien Covid -19 yang sedang dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Fakfak sebanyak 40 pasien.

Pasien Covid -19 yang saat ini sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Fakfak sebanyak 44 pasien, sebelumnya 47 pasien namun 3 pasien dinyatakan sembuh dan telah keluar RSUD namun terjadi penambahan 3 pasien dan 3 pasien lagi meninggal dunia pada hari ini (Selasa, 13/7/2021).

“Sebelumnya ada 47 pasien Covid -19, namun 3 pasien sembuh dan dipulangkan tetapi ada yang masuk lagi 3 pasien Covid -19 dan hari ini ada pasien meninggal dunia sehingga total 44 pasien yang masih dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Fakfak”, jelas Direktur RSUD Fakfak, dr. Kariani Kastela, M.Kes, Sp.Rad. Selasa (13/7/2021).

Menurut Direktur RSUD Fakfak, dari jumlah 40 pasien Covid -19 yang saat ini sedang dirawat di RSUD Fakfak yang masuk dengan komorbid (penyakit penyerta yang dialami pasien) rata – rata berusia diatas 50 tahun.

“40 pasien Covid -19 masuk dengan komorbid, rata – rata berusia di atas 50 tahun”, tutur dr. Kariani Kastela, M.Kes, Sp.Rad, kepada media online ini.

Dia mengakui, dari jumlah pasien Covid -19 ada beberapa yang mengalami gangguan pernapasan bahkan salah satu pasien saat ini sudah kritis akibat hilangnya kesadaran pasien tersebut.

Dikatakan dengan jumlah pasien Covid -19 yang terus meningkat hingga hari ini (Selasa 13/7/2021) membuat ruang isolasi sudah over kapasitas bahkan tenaga para medis dan Nakes (tenaga kesehatan) lainnya di RSUD Fakfak juga  mengalami kekurangan akibat 30 para medis dan nakes lainnya terpapar Covid -19 sehingga ada yang menjalani islasi mandiri bahkan juga ada yang menjadi pasien Covid -19 di RSUD Fakfak.

“Jumlah pasien yang meningkat membuat over kapasitas di ruang isolasi yang hanya mampu menampuntg pasien Covid -19 sebanyak 30 orang pasien selain itu tenaga para medis dan Nakes lainnya juga berkurang akibat 30 para medis dan Nakes lainnya yang terpapar Covid -19 yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri (Isoma) maupun menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Fakfak”, tuturnya.

Dengan kondisi meningkatnya kasus Covid -19 di Kabupaten Fakfak termasuk meningkatnya pasien Covid -19 yang saat ini menjalani perawatan di RSUD, Direktur RSUD Fakfak, dr. Kariani Kastela, M.Kes, Sp.Rad, berharap, agar kita sama sebagai warga Fakfak dapat berjuang memutus mata rantai penyebaran Covid -19 dengan cara berdiam di rumah dan selalu disiplin melaksanakan 3 M yakni memakai masker, menjaga jarak (menghindari kerumunan) dan mencuci tangan pakai sabun sehingga Fakfak bisa menekan lajunya penyebaran Covid -19.(RL 07)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *