fbpx
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1441 H, Selasa 28 April 2020 untuk Kota Manokwari dan Sekitarnya Anggota DPD-RI, M.Sanusi Rahaningmas,S.Sos.,M.M,SIP. FOTO: Istimewa/papuadalamberita.com PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Wabah corona... DPR-PB Diminta Ikut Kawal Bantuan Sembako dari Pemprov

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1441 H, Selasa 28 April 2020 untuk Kota Manokwari dan Sekitarnya

Anggota DPD-RI, M.Sanusi Rahaningmas,S.Sos.,M.M,SIP. FOTO: Istimewa/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) yang telah melanda dunia dan sudah menelan korban jiwa yang cukup banyak, membuat pemerintah pusat hingga daerah kewalahan dalam menghadapi musibah ini.

Dimana fokus pemetintah pertama adalah soal anggaran, dimana hampir semua Gubernur, Bupati dan Walikota memangkas APBD tahun 2020 hanya untuk penganganan penyebaran COVID-19.

Termasuk Pemerintah Provinsi Papua Barat yang mengalokasikan Anggaran Rp 197,8 milyar untuk penanganan Covid 19 ini, Rp 90,1 milyar digunakan untuk kesahatan kemudian Rp 48,6 milyar untuk jaringan pengaman sosial.

Dimana tahap pertama sudah dicairkan Rp 12,5 milyar pemerintah provinsi Papua Barat membeli sembako untuk kepentingan Masyarakat yang disuruh stay at home atau diam di rumah demi memutuskan mata rantai Covid 19 tersebut.

Anggota DPD-RI Dapil Papua Barat, M. Sanusi Rahaningmas,S.Sos.,M.M,S.IP kepada media ini melalui keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Selasa (28/4/2020) meminta kepada DPR Papua Barat untuk mengawal dana ratusan milyar tersebut.

Menurut Sanusi Rahaningmas,  telah terealisasi oleh Pemrov Papua Barat yang dinahkodai Drs Dominggus Mandacan sehingga bantuan tersebut telah terlaksana untuk tahap pertam.

Paket sembako itu terdiri dari Beras 10 kg. Gula pasir1 kg. Minyak.terigu dan lain sudah diserahkan langsung untuk sorong raya sebanyak 45.361 paket dibagikan masing-masing Kota Sorong 21.746 paket, Kabupaten Sorong.8.757 paket, Raja Ampat 4.572 paket, Maybrat 3.464 paket, Sorsel 4.011 paket dan Tambraw 2.811 paket.

“Khusus Kota Sorong, dari bantuan Pemprov sebanyak 21.746 paket itu kalau dibagi rata per kelurahan maka satu kelurahan bisa mendapatkan sebnyak kurang lebih 530 paket dan kalau di bagi lagi per RT maka saya jamin sebagaian besar masyarakat akan mendapatkan paket tersebut” tegas senator Papua Barat yang dikenal MSR Batik Merah itu.

Mantan anggota DPR Papua Barat tiga periode itu mengatakan jika para Lurah  dan RT jujur membaginya dengan tidak pilih kasih maka masyarakat Kota Sorong tidak akan mengeluh, mereka terima dengan penuh sukacita.

Ditegaskan bahwa perlu diprioritaskan kepada masyarakat yang tidak pernah dapat bantuan, namanya PKH, BLT dan juga yang sudah pernah dapat dari Pemerintah Kota Sorong, sehingga benar-benar tidak ada kecemburan sosial, lebih fatal lagi jangan sampai para Lurah dan RT hanya membagi kepada orang-orang tertentu saja.

“Teman-teman  DPR Papua Barat dari setiap dapil perlu ikut mengawal bantuan ini karena dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, supaya pembagian merata kepada masyarakat dan tidak piliha kasih, karena dampak dari COVID-19 ini tidak pilih kasih, semua orang mendapat dampaknya,” pungkas MSR.

Politisi senior berdarah kei ini berharap agar tidak ada dari pihak manapun yang sengaja bermain-main dengan bantuan tersebut untuk kepentingan pribadi maupun golongan, jika dilakukan maka sama halnya dengan sengaja mau menjerumuskan diri untuk berurusan dengan Hukum.(aba)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!