fbpx
Rekapan data dari Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat hingga Jumat (17/4/2020). SUMBER:Satgas COVID-19 Papua Barat, PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat melalui... Faktanya, Hasil Pemeriksaan Sampel  yang Negatif di Papua Barat Lebih Banyak dari yang Positif

Rekapan data dari Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat hingga Jumat (17/4/2020). SUMBER:Satgas COVID-19 Papua Barat,

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat melalui Percepatan Penanganan Gugus Tugas CoronaVirus Disease 2019 (COVID-19) Papua Barat merilis data perkembangan penanganan COVID-19 di Papua Barat hingga Jumat (17/4/2020) pukul 18.00 WIT bahwa sampel dari Papua Barat yang dikirim ke tiga tempat Jayapura, Makassar dan Jakarta untuk diperiksa , dan yang telah dikirim balik serta telah diterima Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Papua Barat menunjukan hasil negative lebih banyak dari yang positif.

‘’Pemeriksaan sampel yang dikirim 73, telah diperiksa 25, dalam proses pemeriksaan 48, Hasil pemeriksaan positif lima orang dan yang negatif 20 orang. Lima yang negative itu di Manokwari dua orang, Bintuni satu orang Kota Sorong dua orang, satu telah meninggal dunia,’’ tulis juru bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap dalam siaran pers yang dikirim kepada wartawan, Jumat (17/4/2020) malam.

Sesuai rekapan data tanggal 17 April 2020 yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penaganan COVID-19 Papua Barat sampai dengan pukul 18.00 WIT untuk Papua Barat, Orang Tanpa Gejala (OTG) 110 sementara dipantau 38, selesai dipantau 72.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) total 624, sementara dipantau 171, yang selesai dipantau 453 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total 30 orang, yang masih dalam pengawasan 14 Orang,  selesai pengawasan 16 orang, demikian data terbaru hingga Jumat 17 April 2020.

Juru bicara Gugus Tugas Provinsi Papua Barat pada jumpa pers hari sebelumnya  Kamis (16/4/2020) mengatakan data rekapan perkembangan COVID-19 akan selalu mengalami perubahan sesuai laporan yang diterima Gugus Tugas Provinsi dari Gugus Tugas di 12 kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua Barat.

Dokter Arnold Tiniap mengatakan kepada wartawan bahw bisa juga menghubunggi Gugus Tugas Kabupaten untuk memperoleh data yang lebih rinci terkait perkembangan penanganan COVID-19 ditingkat kabupaten.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!