Papua Barat

Gangguan Kamtibmas Papua Barat Naik 25 Persen, Kejahatan Masih Mendominasi

250
×

Gangguan Kamtibmas Papua Barat Naik 25 Persen, Kejahatan Masih Mendominasi

Sebarkan artikel ini
Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. menyampaikan paparan Analisa dan Evaluasi (Anev) Gangguan Kamtibmas Tahun 2025 dalam Press Release Akhir Tahun Polda Papua Barat di Gedung Arfak Convention Hall, Manokwari, Selasa (30/12/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARIGangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Papua Barat mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan hasil Analisa dan Evaluasi (Anev), jumlah Gangguan Kamtibmas (GK) naik 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Wilayah Luas, Personel Terbatas: Polda Papua Barat Kekurangan 5.076 Anggota

Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. menyampaikan hal tersebut dalam Press Release Akhir Tahun Polda Papua Barat Tahun 2025, yang digelar di Gedung Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, Arfai, Manokwari, Selasa (30/12/2025).

Paparan data Anev mengungkapkan, pada tahun 2024 jumlah Gangguan Kamtibmas tercatat sebanyak 2.684 kejadian, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 3.367 kejadian, atau mengalami kenaikan sebesar 25 persen.

“Dari hasil analisa dan evaluasi, terjadi peningkatan jumlah kejadian gangguan kamtibmas pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024,” ujar Kapolda.

Berdasarkan klasifikasi, kasus kejahatan masih mendominasi jumlah Gangguan Kamtibmas di Papua Barat. Pada tahun 2024, tercatat 2.640 kasus kejahatan, kemudian meningkat menjadi 3.312 kasus pada tahun 2025, atau naik 25 persen.

Sementara itu, jumlah pelanggaran justru mengalami penurunan signifikan. Pada tahun 2024 tercatat 7 kasus pelanggaran, namun pada tahun 2025 menurun menjadi 3 kasus, atau turun sebesar 57 persen.

Untuk kategori gangguan, jumlah kejadian relatif stabil. Pada tahun 2024 tercatat 36 kejadian, kemudian meningkat sedikit menjadi 38 kejadian pada tahun 2025, atau naik 5 persen.

Adapun kategori bencana menunjukkan lonjakan paling signifikan. Pada tahun 2024 hanya tercatat 1 kejadian, namun pada tahun 2025 meningkat tajam menjadi 14 kejadian, atau naik sebesar 1.300 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius terkait kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah Papua Barat.

Kapolda menegaskan, tren peningkatan Gangguan Kamtibmas pada tahun 2025 menjadi evaluasi penting bagi Polda Papua Barat dan seluruh Polres jajaran untuk terus meningkatkan langkah pencegahan, kesiapsiagaan, penegakan hukum, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam press release, Kapolda Papua Barat didampingi, Karo Ops Kombes Pol. Bagijo Hadi Kurnijanto, S.I.K., M.M., Kabidhumas Polda Papua Barat Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, serta direktur. (rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *