
Guberbur Papua Barat Dominggus Mandacan (tengah) saat hendak meresmikan rumah ibadah di Manokwari belum lama ini. FOTO: ANTARA/TOYIBAN
PAPUADALAMBERITA. COM. MANOKWARI – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak
seluruh masyarakat membantu pemerintah membangun daerah tersebut.
“Jangan kita
terkotak-kotak karena berbeda pilihan politik. Beda itu diperbolehkan dalam
berdemokrasi, tapi jangan sampai merusak persaudaraan,” kata Gubernur di
Manokwari, Sabtu, menyikapi putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) tentang
perselisihan suara Pilpres.
“Dalam Pilpres boleh kita beda pilihan dan itu sah dalam demokrasi. Tapi
siapa pun presiden dan wakil presiden yang terpilih, itu milih seluruh rakyat
Indonesia,” ucap Mandacan.
Ia berharap, masyarakat segera beranjak dari suasana Pilres dan kembali
beraktivitas secara normal. Papua Barat membutuhkan dukungan masyarakat untuk
membangun.
Mandacan juga mengimbau masyarakat, elite politik dan komponen yang lain
mendukung program kerja pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten/kota.
Masih banyak program pembangunan yang harus dilakukan di Papua Barat untuk
mengejar ketertinggalan dari daerah lain.
Ia mengemukakan, Papua Barat masih menjadi salah satu prioritas pemerintah
pusat, baik pada program infrastruktur maupun pembangunan sumberdaya manusia.
Begitu pula pada pengembangan sektor perkebunan. Papua Barat di dorong agar
bisa melakukan ekspor langsung komoditas unggulan, ujarnya
“Pusat pun masih memprioritaskan pembangunan jalan trans-Papua Barat. Ini
terus dikejar agar seluruh kabupaten kota terhubung melalui jalur darat,”
tuturnya.
Stabilitas keamanan, ujar gubernur, menjadi salah satu kunci keberhasilan
pembangunan di daerah. Ia berharap masyarakat terlibat aktif membantu TNI dan
Polri menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing.
Dominggus Mandacan pun bersyukur sejak pelaksanaan pemilu serentak, hingga
rekapitulasi KPU dan putusan sidang sengketa Pilpres di MK keamanan di Papua
Barat terjaga secara baik.
“Saya ucapkan terima kasih untuk masyarakat, Polri, TNI, penyelenggara
pemilu, juga seluruh politisi dan pemerintah kabupaten/kota. Keamanan di
Provinsi Papua Barat tercipta berkat kerja sama semua pihak,” jelasnya.(ant)













