fbpx
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap saat merilis pemantauaan COVID-19 di Papua Barat kepada wartawan, Sabtu (11/4/202) malam... Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat Kirim 25 Swab ke Laborotorium Makassar

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap saat merilis pemantauaan COVID-19 di Papua Barat kepada wartawan, Sabtu (11/4/202) malam di Sekretariat bersama Gugus Tugas COVID-19 Papua Barat di Swiss Belhotel Manokwari. FOTO: rustam madubun/papuadalamberita.com.

 PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, Sabtu (11/4/2020) pagi telah mengirim lagi 25 sampel swab pasien dalam pemantaun asal Papua Barat ke Balai Besar Laborotorium Makasaar untuk dilakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk menditeksi langsung keberadaan COVID-19.

Baca juga: Hasil Rapid Tes 10 Orang di Papua Barat Terindikasi Positif, Tunggu Hasil Swab

‘’Hari ini (Sabtu (11/4/2020) kita baru mengirim spesimen 25, kita kirim menggunakan penerbangan Batik Air, swab ini dari hari-hari sebelumnya yang sempat tertunda, 25 spesimen itu diantaranya dari kabupaten Manokwari lima,  Bintuni 19, Manokwari Selatan satu, total 25 yang dikirim ke Balai Besar Laboratorium Makassar,’’ jelas juru bicara.

‘’Mudah-mudahan hasil pemeriksaannya lebih cepat dari yang sebelumnya,’’ tegas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap kepada wartawan Sabtu (11/4/2020) malam di Sekretariat bersama Gugus Tugas COVID 19 Papua Barat di Swis Belhotel Manokwari.

Hasil swab yang sebelumnya sebagian belum terjawab dari Laborotorium Jakarta hingga Sabtu (11/4/2020) menurut juru bicara tinggal delapan swab. Yang lain telah diperoleh hasilyang negatif ini berasal dari kota Sorong, Manokwari Selatan dan teluk Bintuni.

‘’Sebagaian sampel yang dikirim ke Jakarta sampai sekarang belum ada jawaban, kita berharap yang dikirim ke Makassar ini bisa lebih cepat,’’ ujar dokter Arnold Tiniap.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!