fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Bank Indonesia (BI) mendorong inovasi dan pemasaran UMKM melalui program yang mendorong terciptanya usaha kreatif yang mengangkat budaya daerah. ‘’Pemasaran UMKM... Inovasi dan Pemasaran Kunci Pengembangan UMKM Go Export dan Go Digital
KKI 2019 secara resmi dibuka Presiden Indonesia, Joko Widodo yang didampingi Gubernur BI dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif membuka KKI 2019 pada Jumat (12/7/2019) lalu. FOTO: DOKUMENTASI BANK INDONESIA PERWAKILAN PAPUA BARAT/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Bank Indonesia (BI) mendorong inovasi dan pemasaran UMKM melalui program yang mendorong terciptanya usaha kreatif yang mengangkat budaya daerah.

‘’Pemasaran UMKM yang menjangkau seluruh dunia secara online, dan pengenalan platform digital untuk transaksi pembayaran maupun pencatatan transaksi penjualan,’’ disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam sambutan pembukaan Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019, Jumat (12/07) di Jakarta.

Hingga saat ini terdapat 898 UMKM binaan dan mitra BI, diantaranya 91 UMKM telah menembus pasar ekspor dengan nilai mencapai Rp1,4 triliun dalam satu tahun terakhir dan lebih dari 355 UMKM telah memanfaatkan platform digital dalam pemasarannya serta 173 UMKM telah mendapatkan pembiayaan perbankan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Provinsi Papua Barat, . Donny H Heatubun, Deputi Direktur dalam siaran persnya yang diterima papuadalamaberita.com Senin (22/7/2019) malam mengatakan, kegiatan KKI 2019 secara resmi dibuka Presiden Indonesia, Joko Widodo yang didampingi Gubernur BI dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, turut dihadiri Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Anggota Dewan Gubernur BI, serta para tokoh pemerhati UMKM dan kerajinan Indonesia.

Pelaksanaan pameran KKI 2019 yang mengangkat tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi melalui UMKM Go Export dan Go Digital”, merupakan salah satu langkah strategi BI dari segi pemasaran untuk menghubungkan UMKM dengan tiga pihak, yaitu International Buyer, korporasi skala global, dan desainer yang memiliki akses ke pasar internasional.

KKI 2019 menonjolkan keunggulan karya anak bangsa dari berbagai penjuru nusantara, khususnya di bidang fesyen, kerajinan dan kuliner yang diikuti oleh 370 UMKM, terdiri dari 120 UMKM kategori kain, 88 kerajinan, dan 154 jenis produk kuliner olahan termasuk kopi.

Tak ketinggalan, Papua Barat turut meramaikan KKI 2019 dengan produk UMKM binaan unggulannya berupa batik Papua Barat dan produk kuliner keripik sukun, abon ikan laut, sari buah pala, serta kopi Anggi.

Seluruh produk kuliner Papua Barat terjual habis selama penyelenggaraan KKI 2019 mulai Jumat, 12 Juli hingga Minggu, 14 Juli 2019, di Jakarta Convention Center. Sementara itu, batik Papua Barat mencatatkan penjualan sejumlah 160 kain dari total persediaan 165 kain.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!