Papua Barat

Jaringan Listrik Bomberay – Woos Terhubung,  Siap Aliri 5 Kampung 24 Jam Hingga Tomage

280
×

Jaringan Listrik Bomberay – Woos Terhubung,  Siap Aliri 5 Kampung 24 Jam Hingga Tomage

Sebarkan artikel ini
Fakfak
Jaringan Listrik Dari Distrik Bomberay Hingga Kampung Wos Distrik Mbahamdandara Terhubung. Jumat (22/05/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Komitmen untuk menghadirkan akses energi yang merata di wilayah Papua Barat kembali membuahkan hasil nyata. PT Kencana Piahar berhasil menuntaskan proyek instalasi jaringan listrik yang membentang dari Distrik Bomberay hingga Kampung Woos, Kabupaten Fakfak, tepat sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.

​Penyelesaian proyek pembangunan jaringan listrik sepanjang 57,6 kilometer ini menjadi tonggak sejarah penting bagi masyarakat setempat. Infrastruktur ini nantinya akan menyuplai pasokan listrik 24 jam penuh bagi warga di lima kampung, yaitu Kampung Tesa, Mitimber, Waremu, Woos, dan Salawir.

​Pimpinan PT Kencana Piahar, Rommy Thokiman, mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya berkomitmen untuk merampungkan seluruh pekerjaan instalasi ini dalam kurun waktu satu bulan. Berkat kerja keras tim lapangan dan dukungan penuh masyarakat, target tersebut berhasil diwujudkan.

​”Puji Tuhan, pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Ini menjadi kebanggaan besar bagi kami karena apa yang dikerjakan hari ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Rommy, saat dihubungi via kontak aplikasi WhatsApp, Jumat malam (22/05/2026).

PLTD Listrik Bomberay Yang Akan Mendapatkan Suplai Penambahan Satu Unit Mesin Pembangkit Guna Memberikan Pelayan Listrik 24 Jam Untuk 5 Kampung Hingga Distrik Tomage. Jumat (22/05/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

​Saat ini, para pekerja di lapangan tengah melakukan tahap akhir penyempurnaan (finishing), meliputi pengecatan tiang listrik dan pemeriksaan final instalasi jaringan. Kendati harus berhadapan dengan cuaca yang tidak menentu serta tantangan distribusi material di medan yang berat, seluruh proses berjalan dengan lancar dan penuh semangat.

​Rommy menambahkan, setelah interkoneksi jaringan ini rampung, langkah selanjutnya adalah menunggu penambahan mesin pembangkit untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bomberay.

​”Target kami pada Agustus 2026, warga di Distrik Tomage, Bomberay, hingga lima kampung yakni : Kampung Tesa, Mitimber, Waremu, Woos, dan Salawir, sudah dapat menikmati pelayanan listrik penuh selama 24 jam,” tegasnya.

​Proyek strategis ini juga berjalan selaras dengan program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui skema Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Tercatat, sebanyak 2.000 calon pelanggan di wilayah tersebut direncanakan akan menerima bantuan pasang baru. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat menikmati akses listrik pertama mereka.

​Bagi warga Bomberay dan Woos, kehadiran listrik bukan sekadar pembangunan infrastruktur teknis semata, melainkan simbol perubahan peradaban. Pasokan listrik yang stabil diyakini akan membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi, memberikan pendidikan yang layak, dan peningkatan layanan kesehatan.

​Berdirinya tiang-tiang listrik yang kini telah saling terhubung menjadi bukti nyata bahwa komitmen, ketulusan, dan kerja keras mampu membawa perubahan positif, sekaligus membuka jalan menuju kehidupan yang lebih maju dan sejahtera di pelosok Kabupaten Fakfak – Papua Barat.(Enrico)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *