PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Kepala Jasa Raharja Manokwari, Dicky Pahlawan, ST., CRMO., CBHCM., CHCO, menyambut baik kebijakan penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang diterapkan Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si.
Penghapusan denda pajak ini berlaku mulai 1 Juli hingga 20 Desember 2025. Baca juga: 50 Persen ASN Bapenda Papua Barat Tunggak Pajak Kendaraan, TPP Dipotong
Menurut Dicky, kebijakan ini merupakan bentuk insentif yang meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam membangun Papua Barat.
“Ini adalah kebijakan yang memberikan keringanan bagi masyarakat. Pajak yang dibayarkan akan kembali untuk pembangunan di Provinsi Papua Barat,” ujar Dicky kepad awartawan di Top Kasuari Resto Manokwari Kamis (26/6/2025
Dicky menambahkan, khusus untuk Jasa Raharja, dari setiap pajak kendaraan yang dibayarkan terdapat komponen Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang manfaatnya akan dikembalikan langsung kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas.
“Dana SWDKLLJ yang kami kelola itu dikumpulkan dari seluruh Indonesia, termasuk Papua Barat, dan akan kami kembalikan kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas,” jelas Dicky.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum pemutihan ini dengan membayar pajak kendaraan tepat waktu.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, mulai 1 Juli 2025, agar dapat membantu menyebarluaskan informasi ini. Ini adalah kesempatan baik yang sangat menguntungkan bagi masyarakat dan harus diketahui semua lapisan,” pesannya.
Dicky menegaskan, Jasa Raharja Manokwari siap mendukung penuh program pemutihan pajak kendaraan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat. Ia berharap, partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak dapat mempercepat pembangunan Papua Barat ke arah yang lebih baik.
“Kami dari Jasa Raharja mendukung penuh program ini agar dapat berjalan sesuai harapan kita bersama untuk memajukan Papua Barat menjadi lebih maju dan bermartabat,” pungkasnya.(rustam madubun)













